Atas jasa kepemimpinannya dalam peperangan, VOC memberikan hadiah berupa wilayah yang sekarang berada di sekitar Cilincing, Jakarta Utara yang dikenal oleh masyarakat sebagai kawasan "Pejongkoran".
Baca Juga: Inilah Makam Arung Palakka, Sosok yang Memperjuangkan Kemerdekaan Rakyat Bugis, Lokasinya di...
Pada akhir hidupnya, Kapitan Jonker harus menerima pengkhianatan dari VOC yang saat itu dipimpin oleh Isaac de I'Osatele de Saint Martin, karena tidak suka pengaruh besar dari Jonker.
Kekuasaan Kapitan Jonker pun mulai berkurang satu persatu dan puncaknya terjadi pada tahun 1689 dengan tuduhan bahwa dirinya telah memberontak pada VOC.
Akhirnya pertempuran antara Kapitan Jonker beserta pengikutnya melawan VOC tidak terelakan lagi di Pejongkoran.
Kapitan Jonker mengalami kekalahan dan tewas di tempat oleh pasukan VOC, dan diketahui ada kapitan Melayu suruhan VOC yang bernama Wan Abdul Bagus yang ikut berperang juga mengalami luka parah.***
Artikel Terkait
Eksotisme 4 Wisata Alam Desa Tifu di Pulau Buru, Eks Tempat Pengasingan Tapol Era Soeharto, Kini Jadi Hidden Game Maluku
Berani Menyerang VOC di Batavia, Ini 7 Falsafah Kepemimpinan yang Menjadi Pedoman Sultan Agung Mataram Sesuai Serat Sastra Gendhing
5 Fakta Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Kesultanan Mataram yang Gigih Melawan VOC, Punya Nama Asli...
Masjid Kuno Beratap Pelepah Daun Sagu di Maluku Ini Telah Berumur 7 Abad, Konon Bisa Berpindah Secara Gaib...