Warna Kebaya Bali yang cerah juga melambangkan sifat wanita Bali yang ceria.
Sama seperti di Pulau Jawa, dulu kebaya juga hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan atau perempuan Bali yang lahir dari keturunan puri.
Namun seiring berjalannya waktu, kini kebaya Bali boleh dipakai oleh semua wanita.
4.Kebaya Labuh
Jenis kebaya ini banyak dijumpai di Sumatera terutama di Kepulauan Riau dan sekitarnya.
Berbeda dengan kebaya Jawa dan Bali yang membentuk tubuh pemakainya, kebaya Labuh memiliki desain yang lebih longgar dan berlengan panjang.
Desain Kebaya Labuh diadopsi dari abaya yang dipadankan dengan songket.
Sekilas, kebaya Labuh juga memiliki desain serupa dengan baju kurung Melayu.
Selain keempat jenis kebaya di atas, masih banyak model kebaya lainnya yang tersebar di Indonesia seperti kebaya Nonik hingga kebaya Madura.
Biasanya perbedaan terletak pada bagian bawah depan.***
Artikel Terkait
Apa Julukan Sunan Muria? Tokoh Wali Songo Termuda yang Menyebarkan Dakwah dengan Metode Akulturasi Budaya
Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India
Janger Banyuwangi, Akulturasi Seni dan Budaya Jawa, Osing hingga Bali serta Keterkaitan Minak Jinggo dan Damarwulan
Surganya Budaya Legendaris! Padepokan Langen Tayub, Punya Masa Lalu Mendalam Bagi Nganjuk, Jadi Tempat Wisuda?
7 Hal yang Membuat Wayang Kulit Jadi Puncak Budaya Jawa Adiluhung, Bukan Sekadar Seni Pertunjukan
Makna Kebaya, Pakaian Wanita Indonesia Sejak Era Majapahit dengan Filosofi Jawa, Jadi Film Terbaru Dian Sastrowardoyo?