Kamis, 4 Juni 2026

4 Jenis Kebaya di Indonesia, Ada Favorit Ibu Tien Soeharto hingga Hasil Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 09:30 WIB
Potret ibu Tien Soeharto memakai jenis kebaya favoritnya (Instagram/@mamieksoeharto)
Potret ibu Tien Soeharto memakai jenis kebaya favoritnya (Instagram/@mamieksoeharto)

Bahkan ibu Tien Soeharto juga sering memakai kebaya model Kutu Baru.

Salah satu ciri khas kebaya Kutu Baru yakni bahannya yang tembus pandang sehingga diperlukan kemben sebagai pakaian tambahan.

Dulu, kebaya jenis ini dipakai oleh bangsawan hingga orang-orang kerajaan.

Baca Juga: Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India 

Dikutip dari situs resmi Museum Ullen Sentalu, kebaya Kutu Baru terinspirasi dari kain sari di India.

2. Kebaya Encim

Kebaya Encim adalah salah satu kebaya hasil akulturasi budaya.

Model kebaya encim dipengaruhi oleh kebudayaan Tionghoa dan juga melayu.

Baca Juga: 7 Hal yang Membuat Wayang Kulit Jadi Puncak Budaya Jawa Adiluhung, Bukan Sekadar Seni Pertunjukan

Secara nama, encim berasal dari bahasa Hokkien yang bermakna bibi.

Dikutip dari situs Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Kemendikbud, kebaya encim disebut juga kebaya kerancang.

Sebutan tersebut berasal dari bordiran yang ada di tepian kebaya Encim.

Baca Juga: Berusia Lebih dari 2,5 Abad! Tiap Tahun di Klenteng Solo Ini Terjadi Perayaan Kebudayaan Persilangan Tionghoa dan Jawa

3. Kebaya Bali

Seperti namanya, kebaya model ini berasal dari Pulau Dewata yang dipadu padankan dengan selendang di pinggang.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: warisanbudaya.kemdikbud.go.id, ullensentalu.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X