Kamis, 4 Juni 2026

Masjid Kuno Tegalsari, Peninggalan Ulama dan Guru Besar Ki Ageng Besari di Ponorogo, Ternyata Arsitekturnya Punya Makna Tersendiri

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 23 Juli 2024 | 21:30 WIB
Masjid Ki Ageng Besari Ponorogo.  (facebook.com/SEMUA Tentang Ponorogo.)
Masjid Ki Ageng Besari Ponorogo. (facebook.com/SEMUA Tentang Ponorogo.)

SketsaNusantara.id - Masjid Kuno Tegalsari adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan sekitar abad ke-18.

Masjid Kuno Tegalsari dibangun di area wilayah Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Ki Ageng Besari adalah orang yang berperan dalam proses berdirinya Masjid Kuno Tegalsari tersebut dimana ia hidup pada masa pemerintahan Pakubuwono di tahun 1742 Masehi.

Baca Juga: 3 Keunikan Masjid Agung Tuban, Kebanggaan Masyarakat Kota Wali dengan Sebutan Masjid 1001 Malam

Pada waktu itu Masjid Kuno Tegalsari dijadikan pusat penyebaran agama Islam yang paling besar di daerah Kabupaten Ponorogo.

Selain masjid, ditempat itu juga dibangun sebuah pondok pesantren yang diberi nama Pesantren Tegalsari dengan jumlah santrinya mencapai ribuan orang yang berasal dari berbagai daerah di Jawa dan sekitarnya.

Salah satu santri terkenal yang mondok di Pesantren Tegalsari adalah Raden Ngabehi Ronggowarsito dan ia menjadi seorang pujangga Jawa yang sangat tersohor.

Baca Juga: Keunikan Masjid Jami Al Baitul Amien Jember, Punya Ciri Khas Bangunan Unik Penuh Makna Filosofis

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal youtube @CTD Cah Tukang Dolan, menurut cerita yang beredar di masyarakat, pembangunan masjid ini harus menghadapi berbagai macam masalah.

Masalah tersebut diantaranya adalah kayu jati yang akan dibuat tiang untuk masjid tersebut konon katanya tidak bisa berdiri dengan tegak.

Tetapi karena kesaktian yang dimiliki oleh Ki Ageng Besari, tiang kayu jati itu akhirnya bisa berdiri tegak setelah ditamparnya dan kemudian dijadikan tiang utama bagi Masjid Tegalsari.

Baca Juga: Apa Keunikan Masjid Roudhotul Muchlisin? Bergaya ala Timur Tengah Turki Termegah di Jember, Ini Ornamen Unik di Dalamnya

Ada masalah lain juga yakni menimpa tiang di pojok masjid yang tidak bisa ditancapkan karena ujungnya kurang tajam.

Masyarakat kembali percaya bahwa kekuatan sakti Ki Ageng Besari yang bisa menancapkan kayu itu dengan cara dipijat hingga ujungnya lancip dan itu semua tanpa menggunakan paku.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: youtube CTD Cah Tukang Dolan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X