SketsaNusantara.id - Kabupaten Lumajang merupakan wilayah yang memiliki sejarah erat dengan Kerajaan Lamajang.
Membahas tentang Kabupaten Lumajang atau dulu dikenal sebagai wilayah Kerajaan Lamajang Tigang Juru, tak lepas dari sosok Arya Wiraraja.
Nama Arya Wiraraja mungkin tidak asing bagi masyarakat Lumajang dan sejarah kabupaten yang dinaungi Gunung Semeru itu.
Pendopo Kabupaten Lumajang saja diberi nama Pendopo Arya Wiraraja, tentu saja sosok ini dulu jadi orang penting di kabupaten tersebut.
Ada banyak cerita sejarah tentang Kabupaten Lumajang yang menceritakan perjalanan masa lalu hingga menjadi wilayah yang berkembang seperti sekarang.
Konon dikisahkan bahwa Kabupaten Lumajang menjadi bagian dari wilayah Kerajaan Majapahit.
Namun, Kabupaten Lumajang memiliki raja sendiri dan dipimpin oleh seseorang yang bernama Arya Wiraraja.
Ada cerita yang menyebutkan bahwa Kerajaan Lamajang memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Majapahit.
Salah satunya ditemukannya Situs Biting merupakan sejarah Kerajaan Majapahit yang terlupakan di Lumajang.
Lalu, siapa Arya Wiraraja itu? Berikut ini SketsaNusantara.id sajikan informasi tentang 5 fakta sosok penguasa Lumajang yang jadi ikon sejarah kerajaan selatan Gunung Semeru.
1) Mengabdi di Kerajaan Singosari
Artikel Terkait
Isi Surat Raja Sriwijaya Sri Indrawarman untuk Khalifah Umar bin Abdul Aziz, jadi Bukti Islamisasi Nusantara?
Dijuluki Pangeran Sabrang Lor, Raja Demak Berusia 17 Tahun Ini Berani Menyerang Portugis di Malaka, Siapa?
Nasi Kropokhan, Menu Khas Raja-raja Demak, Beda Sajian Raja dengan Rakyat Biasa
Misteri Kisah Habib Ali bin Abu Bakar Al Hamid dalam Dakwah Islamnya di Pulau Bali, Ternyata Kepercayaan Raja Klungkung?
Sosok Damarwulan yang Sering Dipentaskan dalam Janger Banyuwangi, Musuh Minak Jinggo yang Jadi Raja Majapahit?
Makam Ken Arok di Mana? Raja Pertama Kerajaan Singasari Bergelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi
3 Keistimewaan Ken Dedes, Ratu Pertama Kerajaan Singasari yang Terkenal Sebagai Ibu Para Raja Jawa
Ratu Kencana Wungu, Raja Majapahit yang Meminta Kepala Minak Jinggo, Sosok Nyata atau Legenda Semata?
Makam Nyai Ageng Ngerang Dianggap Keramat, Sosok Ulama Wanita Zaman Wali Songo Ini Keturunan Raja Majapahit?
Jadi Tugu Peringatan Kematian Raja Hayam Wuruk, Candi di Nganjuk Ini Telah Berubah Nama Sesuai Nama Desanya