SketsaNusantara.id - Syekh Kholil Bangkalan merupakan tokoh ulama Nusantara yang terkenal di tanah air. Sosoknya dijuluki Bapak Pesantren Indonesia yang berperan besar dalam perkembangan islam nusantara pada abad ke-19.
Lahir pada hari Selasa, 11 Jumadil Akhir 1235 H atau tanggal 27 Januari 1820 Masehi di Bangkalan Madura, Syekh Kholil memiliki nama asli Muhammad Kholil dan biasa disapa Kiai Kholil atau Mbah Kholil.
Gelar Syekh atau Syaikhona disematkan kepada Mbah Kholil karena tingkatan ilmunya yang tinggi. Syekh Kholil mengenyam pendidikan ke pesantren-pesantren di Jawa dan Madura hingga berguru ke ulama-ulama besar di Mekah, Arab Saudi.
Syekh Kholil Bangkalan merupakan salah satu mahaguru yang telah mencetak generasi ulama ternama di tanah air, salah satu muridnya yang termasyhur adalah KH Hasyim Asy'ari pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).
Semasa hidupnya, Syekh Kholil dikenal sebagai ulama yang penyabar serta peduli terhadap murid-muridnya dan menjadi panutan bagi banyak ulama di tanah air.
Setelah menyelesaikan studinya di tanah suci, Syekh Kholil Bangkalan mendirikan pesantren dan mengajarkan agama islam kepada murid-murid hingga akhir hayatnya.
Syekh Kholil wafaf pada usia 104 tahun pada tanggal 29 Ramadhan 1341 Hijriah atau sekitar tahun 1925 Masehi. Lantas, di manakah Syekh Kholil dimakamkan?
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari website NU, lokasi makam Syaikhona Muhammad Kholil atau Syekh Kholil berada di Jalan Martajasah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Makam Syekh Kholil tak pernah sepi pengunjung dan selalu dipadati ribuan peziarah, tak hanya dari Madura, tetapi juga dari daerah lain di Indonesia.
Pesarean Syekh Kholil Bangkalan ini juga menjadi salah satu destinasi wisata religi yang terkenal selain wisata ziarah ke makam-makam Wali Songo.
Pada lokasi makam Syekh Kholil Bangkalan juga terdapat sebuah masjid megah dengan kubah berwarna emas yang menjadi daya tarik wisatawan.
Masjid yang diberi nama Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan yang dibangun pada tahun 2005 ini adalah simbol penghormatan kepada sang Mahaguru Ulama Nusantara.
Artikel Terkait
Siapa Arya Penangsang? Pemimpin Kerajaan Demak yang Kontroversial, Dipercaya Punya 2 Makam di Sumatera dan Jawa
Ada Makam Tua di Gresik Terukir Nama Seorang Muslimah di Batu Nisan, Jejak Masuknya Islam ke Pulau Jawa Sebelum Wali Songo?
Misterius! Terbongkar Rahasia The Kwan Lie, Kisah di Balik Makam Keramat Sosok Ulama Penyebar Agama Islam di Bali
Makam Keramat Kembar Wali Pitu Penyebar Agama Islam di Bali, Tak Hanya Diziarahi Kaum Muslim tapi Juga Hindu Bali
Di Mana Lokasi Makam Habib Umar Maulana Yusuf Al Maghribi? Wali Bukit Bedugul Penyebar Ajaran Islam di Pulau Bali
Di Mana Makam Habib Ali bin Zaenal Abidin Al Idrus? Ulama Besar yang Jadi Juru Kunci Sosok Wali Pitu Penyebar Islam di Bali