Uniknya, untuk menjaga agar Jamu Coro tetap hangat saat disajikan, penjual menggunakan kendil atau wadah yang terbuat dari tanah liat.
Penutupnya memakai kain yang dibungkus plastik.
Jika ada pembeli, pedagang akan menggunakan sendok dari potongan bambu kecil dan bergagang kayu untuk mengambil Jamu Coro dari kendil.
Kemudian menuangkannya ke dalam mangkok untuk disajikan.
Konon, cara penjual membawa dan menyajikan Jamu Coro ini menjadi ciri khas dari ilmu warisan leluhur.***
Artikel Terkait
Punya Rasa Sambal yang Khas, Kuliner di Banyuwangi ini Memberikan Sensasi Seperti Tertampar Ketika Makan
Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia
Jadi Kesukaan Sunan Muria, Intip Kuliner Khas Kudus yang Muncul 1 Tahun Sekali, Wali Songo Ini Doyan Makan Sehat?
Mengulik Kisah Lumpia, Kuliner Peranakan yang Bertumbuh Menjadi Ikon Khas Kota Semarang
Dari Umpatan Jadi Simbol Toleransi, Kuliner Favorit Sunan Kudus Ini Punya Sejarah Unik
Senantiasa Diburu Peziarah, Inilah 'Ketupat Ketheg' Sajian Kuliner Khas Giri, Ternyata Dibuat dari Air Keruh?
Caos Dhahar Loro Gendhing Kuliner Kesukaan Sunan Kalijaga, Ternyata Makanan Ini Harus Dibuat Orang Ini…