Selain menggunakan kuah jahe, Wedang Ronde juga menambahkan gula jawa sebagai penguat rasa manis.
Toping yang digunakan pun beragam, mulai dari kacang goreng, irisan kolang-kaling hingga potongan roti tawar dan sereh.
Menariknya lagi, Ronde versi Indonesia lebih berwarna, biasanya terdiri dari warma putih, hijau dan merah.
Masing-masing warna menyimbolkan kemurnian hati dari putih, keberanian dari merah dan berkah dari hijau.***
Artikel Terkait
Jadi Kuliner Khas Muntilan, Konon Makanan Ini Jadi Sarapan Pangeran Diponegoro
Punya Rasa Sambal yang Khas, Kuliner di Banyuwangi ini Memberikan Sensasi Seperti Tertampar Ketika Makan
Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia
Jadi Kesukaan Sunan Muria, Intip Kuliner Khas Kudus yang Muncul 1 Tahun Sekali, Wali Songo Ini Doyan Makan Sehat?
Mengulik Kisah Lumpia, Kuliner Peranakan yang Bertumbuh Menjadi Ikon Khas Kota Semarang
Rawon, Makanan Khas Jawa Timur Berusia 1000 Tahun, Dulu Jadi Makanan Bangsawan, Warisan Kerajaan Majapahit?
Senantiasa Diburu Peziarah, Inilah 'Ketupat Ketheg' Sajian Kuliner Khas Giri, Ternyata Dibuat dari Air Keruh?