Minggu, 19 Juli 2026

Berdarah Dingin! 7 Tokoh Belanda yang Kontroversial, Paling Kejam Selama Zaman Penjajahan di Indonesia

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 Juli 2024 | 14:07 WIB
Ratu Wilhelmina dari Belanda, masa penjajahan di Indonesia.   (X @prasastiTan)
Ratu Wilhelmina dari Belanda, masa penjajahan di Indonesia. (X @prasastiTan)

3. Herman Willem Daendels (1808-1811)

Herman Willem Daendels, pionir dari sistem kerja rodi yang kontroversial, memimpin pembangunan Jalan Raya Pos dari Anyer hingga Panarukan.

Meski meningkatkan infrastruktur, proyek ini memakan biaya besar bagi rakyat, dianggap sebagai genosida ekonomi oleh sebagian besar sejarawan.

4. Albertus Jacobus Duymaer van Twist (1851-1856)

Van Twist dikenal karena kebijakan pro-pribuminya yang mencoba mengurangi monopoli perdagangan rempah-rempah dan memperbaiki kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Misteri Lokasi Bangunan Asli Keraton Demak yang Hilang Tanpa Jejak, Dibumihanguskan Penjajah Belanda?

Namun, pendekatannya yang terlalu lunak membuatnya tidak populer di mata pemerintah pusat Belanda, yang mengakhiri masa kepemimpinannya.

5. Johannes van den Bosch (1830-1834)

Gubernur Jenderal VOC ini terkenal karena kebijakan tanam paksa yang dikenal sebagai "cultuurstelsel".

Kebijakan ini memaksa penduduk setempat untuk menanam rempah-rempah untuk kepentingan Belanda, yang menguntungkan secara ekonomi tetapi menyebabkan penderitaan besar bagi rakyat.

Baca Juga: Asal Usul Gelar Haji di Indonesia, Warisan Kolonial Belanda yang Masih Digemari hingga Sekarang, Padahal Dulu untuk...

6. Johannes Benedictus van Heutsz (1904-1909)

Van Heutsz, yang menguasai Aceh dan kemudian menjadi Gubernur Jenderal, dikenal karena pendekatannya yang keras dan strategi "divide et impera".

Kebijakannya ini sering kali menghasilkan konflik internal dan penindasan terhadap rakyat Aceh.

7. Ratu Wilhelmina dari Belanda (1890-1948)

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube RA3 - New Viritta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X