Kamis, 4 Juni 2026

Tradisi Cari Berkah dari Dalang Sakti di Pati: Kisah Dalang Soponyono dan Nyai Sabirah hingga Larangan Jualan Nasi

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 14 Juni 2024 | 20:15 WIB
Ilustrasi kisah Dalang Soponyono di Pati yang gamelannya bunyi sendiri (Freepik)
Ilustrasi kisah Dalang Soponyono di Pati yang gamelannya bunyi sendiri (Freepik)

Setiap kali ia berdalang, penonton akan terpukau seakan-akan kisah yang dibawakan adalah kejadian nyata.

Dari kisah yang diceritakan turun temurun, konon tidak ada penabuh gamelan di setiap pertunjukan wayang Dalang Soponyono.

Ya, gamelan pengiring di pertunjukan Dalang Soponyono diyakini bisa berbunyi sendiri.

Baca Juga: 6 Fakta Sukolilo Pati dalam Sejarah Nusantara: Dulu Genangan Air Selat Muria hingga Tempat Semar Bersemedi

Ada juga sumber yang menyebutkan gamelan tersebut ditabuh oleh makhluk gaib.

Suatu hari, Dalang Soponyono diminta untuk mendalang di pernikahan seorang putri adipati.

Sayangnya, calon pengantin wanita tersebut malah jatuh hati hingga mengajak Dalang Soponyono kabur.

Baca Juga: Roro Mendut: Kisah Cinta Tragis dari Pati, Romeo Juliet Versi Tanah Jawa yang Penuh Misteri, Nyata atau Sekedar Legenda?

Dalam pelariannya, Dalang Soponyono sempat bersemedi di Desa Bakaran hingga kemudian diangkat menjadi anak Nyi Sabirah.

Adapun larangan menjual nasi merupakan salah satu aturan yang ada di Desa Bakaran seperti dikutip dari channel YouTube Ngaji Yok.

Selain larangan menjual nasi, warga Desa Bakaran juga memiliki aturan unik lainnya yakni tidak boleh bakar-bakar hingga membuat rumah dari bata merah.***

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Youtube, Patikab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X