1. Masjid Jami' An-Nur Mlangi
Masjid Jami’ An-Nur Mlangi berdiri di atas tanah hadiah Sultan pada 1758. Masjid ini berkembang seiring lahirnya kawasan Mlangi. Hingga kini, wilayah tersebut menjadi pusat pendidikan pesantren.
2. Masjid Jami' Sulthoni Plosokuning
Masjid Jami’ Sulthoni Plosokuning dikenal sebagai yang paling terjaga keasliannya. Ciri khasnya berupa kolam yang mengelilingi masjid. Kolam berfungsi sebagai tempat membersihkan diri sebelum beribadah.
3. Masjid Nurul Huda Dongkelan
Masjid Nurul Huda Dongkelan menjadi saksi perlawanan masa Pangeran Diponegoro. Masjid ini pernah dibakar Belanda karena dianggap sebagai basis pejuang. Mustaka tanah liat menjadi peninggalan pentingnya.
4. Masjid Jami' Ad-Darojat Babadan
Masjid Jami’ Ad-Darojat Babadan mengalami perpindahan pada masa pendudukan Jepang. Seluruh bangunan masjid dipindahkan bersama warga. Nama Ad-Darojat digunakan kembali sejak 1960.
Keempat masjid ini mencerminkan falsafah kiblat papat limo pancer. Empat penjuru mengelilingi satu pusat, yaitu Masjid Gedhe. Konsep ini menggambarkan harmoni antara manusia, alam, dan kekuasaan.
Hingga kini, Masjid Pathok Negara tidak hanya menjadi warisan sejarah. Keberadaannya juga berkembang sebagai tujuan wisata religi. Terutama saat Ramadhan, masjid-masjid ini ramai dikunjungi peziarah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
4 Fakta Masjid Al Aqsa di Palestina, Tempat Bersejarah dalam Peristiwa Isra Mi’raj, Tercatat di Al Quran hingga Tertua Kedua di Dunia
Heboh Polisi Curi Motor Rekannya saat Salat, Inilah Kronologi Lengkap dari Masjid hingga Penangkapan Polresta Deli Serdang
Momen Papham Jalani Ibadah Umrah Pasca Gagal Berangkat, Abadikan Diri di Masjid Nabawi
Tahun Berdiri Masjid Agung Demak Masih Diperdebatkan, Inilah Jejak Sejarah dan Petunjuk yang Tersisa
Peran Sunan Kalijaga di Masjid Agung Demak, Kisah Penentuan Arah Kiblat, dan Warisan Arsitektur Islam Jawa