Keistimewaan dari Tari Perang tidak terlepas dari iringan musik yang terdiri dari tabuhan tifa serta alat musik tiup dari kerang.
Musik yang dimainkan dalam mengiringi kesenian ini dibawakan secara semangat seolah menambah kesan magis tersendiri.
Lantunan lagu serta sorak-sorak dari para penari seolah mengobarkan semangat kemenangan dalam medan perang.
3. Memiliki 3 Skenario
Tari perang memiliki 3 skenario, di antaranya adalah kelompok yang berperan sebagai musuh, pasukan sendiri, dan ada pula ketua suku.
Peran ketua suku dalam tarian ini seolah-olah melihat situasi di sekitar dan akan memberikan perintah sebagai pertanda tarian dimulai.
4. Ditampilkan dalam Festival Lembah Baliem
Dalam Festival Lembah Baliem, yakni festival yang menyuguhkan beragam potensi budaya Papua, Tari Perang menjadi salah satu kesenian yang ditampilkan.
Tidak hanya kesenian, di festival ini juga ditampilkan budaya Papua lainnya seperti kuliner khas hingga melihat langsung rumah-rumah honai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tampilkan Tari Kijang dan Banteng di Festival Obah 5 Nggedruk Bumi di Batu-Malang, Sanggar Tari Cemara Biru Jember Janji Tampil Memukau
Mengenal Tari Srimpi Pramugari, Tarian Simbol Perlawanan Sultan Hamengkubuwono I Melawan Penjajah
Sejarah Tari Lahbako, Tarian Perempuan Buruh Tembakau Jember yang Menyulam Keringat dari Ladang Menjadi Keindahan di Atas Panggung
Besok Banget Nih, Apa Sejarah Hari Tari Sedunia? Membongkar Teka-Teki di Balik Tanggal 29 April Untuk Hari Penting Peringatan Karya Seni Terindah
Pacu Jalur Kembali Viral, Gibran Rakabuming Ikuti Tren Tari Viral sebagai Diplomasi Budaya
Pesta Kembang Api dan Penampilan Tari Kolosal Bakal Bikin Penutupan MTQ XXXI Jawa Timur di Jember Dipastikan Semarak