SketsaNusantara.id - Sebagai kota metropolitan, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta merupakan destinasi wisata bagi banyak wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.
Berbagai destinasi wisata di provinsi dengan penduduk asli Suku Betawi ini dapat dikunjungi, salah satunya adalah museum.
Di antara puluhan museum yang ada di DKI Jakarta, terdapat museum unik yang menyimpan koleksi ribuan wayang dari berbagai daerah di Indonesia.
Sesuai koleksi yang dimilikinya, museum tersebut bernama Museum Wayang dan beralamat di Jalan Pintu Besar Utara nomor 27, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Berikut fakta-fakta seputar Museum Wayang yang menarik untuk diketahui.
1. Menyimpan Koleksi 6.800 Buah
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, ragam koleksi dari Museum Wayang secara total terdapat 6.800 buah meliputi koleksi berbagai jenis wayang hingga koleksi lainnya.
Baca Juga: Ketika Alkitab Dipentaskan dalam Bahasa Dalang: Kisah Unik Wayang Wahyu di Jawa
Di antaranya adalah wayang kulit, wayang klitik, wayang kaca, wayang boger, wayang golek, wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, dan wayang beber.
Terdapat juga koleksi aneka topeng dan boneka, serta perangkat gamelan.
2. Koleksi Wayang dari Seluruh Nusantara
Koleksi Wayang yang terdapat di Museum Wayang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Wayang-wayang tersebut mengambil latar tokoh dari kitab Ramayana dan Mahabharata. Seperti wayang kulit Palembang, wayang kulit Banjar dari Banjarmasin, dan wayang kulit Bali.
Artikel Terkait
12 Tokoh Wayang Kulit Ini Bukan Pahlawan, tapi Setan! Beginilah Sosok Hantu Jawa dalam Pewayangan yang Jarang Diungkap
Bukan Sekadar Ksatria Perempuan, Ini 5 Hal Mengejutkan tentang Srikandi yang Tak Banyak Diketahui Penggemar Wayang
5 Fakta Kesenian Wayang Cina Jawa yang Nyaris Diberangus Orde Baru: Kini Hanya Tersisa 2 Wacinwa di Dunia
Mainan Murah Meriah Anak 80-90an ini Bisa Bikin Heboh 1 Gang, Siapa Sangka Bisa Sekaligus Kenalkan Tokoh-Tokoh Wayang Legendaris?
7 Fakta Wayang Thengul, Seni Pertunjukan Khas Bojonegoro Jawa Timur yang Berusia Hampir 100 Tahun, Sejarah hingga Asal Usul Nama