Senin, 13 Juli 2026

Sudah Ada Sejak 1990, Ini 5 Fakta Wayang Suket Khas Purbalingga, Terbuat dari Rumput dan Sarat akan Nilai-Nilai Budaya

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 November 2025 | 14:00 WIB
Wayang Suket, salah satu jenis wayang yang terbuat dari rumput. (jatengprov.go.id)
Wayang Suket, salah satu jenis wayang yang terbuat dari rumput. (jatengprov.go.id)

Bahan utama dari Wayang Suket adalah rumput langka yang bernama Rumput Kasuran.

Nama “Kasuran” diambil dari bulan dalam sistem Kalender Jawa yakni Sura atau Suro yang merupakan bulan tumbuhnya rumput yang digunakan dalam pembuatan Wayang Suket ini.

Rumput jenis ini digunakan karena kuat serta memiliki serat dan batang yang lentur sehingga tidak mudah putus.

3. Memiliki Ciri Khas

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Wayang Suket memiliki ciri khas tersendiri.

Ciri-ciri dari wayang ini adalah memiliki bentuk anyaman yang halus, rapi, dan teratur. Ciri ini terlihat pada bagian-bagian wayang yang sesuai dengan bentuk aslinya.

Selain itu, ornamen yang ada pada Wayang Suket juga sesuai dengan wayang yang menjadi patokannya.

Ciri lainnya adalah ukuran dari Wayang Suket sama dengan ukuran wayang kulit Purwa pada umumnya.

4. Terdiri dari 4 Teknik Dasar Anyaman

Proses pembuatan Wayang Suket terdiri dari 4 bentuk anyaman, yakni anyaman gedheg, kelabangan, tikaran dan sarang lebah.

Teknik anyaman tersebut membentuk 3 bagian Wayang Suket yang terdiri dari bagian atas atau kepala, bagian tengah atau badan, serta bagian bawah atau busana.

5. Mengandung Nilai-Nilai Budaya

Wayang Suket tidak hanya mengandung nilai estetika, melainkan juga memiliki nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Nilai-nilai tersebut adalah ketelatenan, kesabaran, dan keuletan yang terbentuk dalam diri seseorang berdasarkan pada olah rasa dan olah jiwa.

Selain itu proses pembuatan Wayang Suket yang masih menggunakan jari secara tradisional menggambarkan tujuan hidup tentang kebenaran sejati.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X