Teknik permainan Bunraku kemudian dikombinasikan dengan gaya wayang tradisional Bali, yakni Tetikesan.
3. Didesain Menyerupai Manusia
Wayang Ental didesain menyerupai manusia dengan tinggi 1 meter dan lebar hingga 30 cm.
Pembuatannya menggabungkan teknik ekspresi wajah dalam membuat wayang atau Ulatan yang berasal dari Jepang dan teknik Ulatan Sumpe.
4. Dimainkan oleh 2 Dalang
Keunikan dari Wayang Ental adalah dalang yang membawakan pertunjukan ini berjumlah 2 orang.
2 orang dalang tersebut berkolaborasi untuk menggerakkan bagian-bagian dari Wayang Ental seperti kaki, tangan, dan kepala.
Kedua dalang tersebut harus saling berkomunikasi dalam sebuah pementasan agar gerakan dari wayang Ental dapat selaras.
5. Tokoh-Tokoh Wayang Ental
Perbedaan Wayang Ental dengan wayang kulit adalah pada tokoh-tokoh yang ada.
Tokoh-tokoh Wayang Ental menyesuaikan pada cerita yang akan dimainkan.
Saat ini terdapat 8 tokoh Wayang Ental yang sudah dipentaskan, yakni Sutasoma, Purusdha, Dasabahu, Mredah, Delem, Sangut, Tualen, serta satu buah kayonan.***
Artikel Terkait
Rutin Jelang Hari Suci Nyepi, Intip Sejarah Ogoh-Ogoh yang Jadi Salah Satu Daya Tarik di Pulau Bali, Sudah Ada Sejak Tahun 1983
Lebaran Hemat di Banyuwangi! Hotel Murah Seratus Ribuan dengan Pemandangan Pantai, Cocok untuk Staycation atau Saat Transit Menuju Bali
Modal 10 Ribu Sudah Bisa Makan Enak di Bali, Emang Beneran Ada? Blusukan ke Pasar Wilayah Denpasar, Ada Kuliner Khas Pulau Jawa yang Ngangenin
Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Tradisi Pemakaman Umat Hindu di Jember, Prosesi Sakral yang Sarat Makna Budaya, Mirip Seperti di Bali?
5 Fakta Menarik Pecalang, Polisi Adat Bali yang Menjaga Wilayah di 8 Penjuru Mata Angin dengan Kemampuan Ketajaman Indra
Hukum Maritim Modern Ternyata Lahir dari Nusantara, Inilah Jejak Amanna Gappa dan Raja Bali Kuno