Minggu, 19 Juli 2026

10 Karakter Penting dalam Wayang Kulit Jawa, Mulai dari Yudistira Sang Bijaksana hingga Sengkuni yang Licik, Menjadi Simbol dalam Kehidupan

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 November 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi salah satu karakter Wayang Kulit Jawa asli Indonesia. (indonesia.travel)
Ilustrasi salah satu karakter Wayang Kulit Jawa asli Indonesia. (indonesia.travel)

SketsaNusantara.id - Kesenian Wayang Kulit diyakini oleh banyak sejarawan berasal dari Jawa dengan keunikan dan ciri khasnya.

Salah satu seni tradisional asli Indonesia ini memiliki cerita yang diadaptasi dari wiracarita besar India seperti Ramayana dan Mahabharata.

Selain cerita-cerita tersebut terdapat juga mitologi Jawa dan cerita-cerita lokal yang diintegrasikan pada kesenian yang dibawakan oleh seorang dalang ini.

Baca Juga: Daftar Ucapan dan Twibbon Hari Wayang Nasional 2025, Kalimat Bijak dan Gambar Terbaru tuk Postingan Instagram 7 November

Memiliki cerita yang khas, kesenian wayang kulit terdiri dari karakter-karakter dengan sifat dan wataknya masing-masing.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Pariwisata, berikut 10 karakter utama dalam Wayang Kulit Jawa yang menarik untuk diketahui.

1. Yudistira

Yudistira adalah karakter wayang kulit dengan sifat bijaksana, jujur, dan adil. Diceritakan karakter ini merupakan putra sulung dari Pandu dan Kunti.

Baca Juga: Ketika Alkitab Dipentaskan dalam Bahasa Dalang: Kisah Unik Wayang Wahyu di Jawa

Menjadi raja yang berusaha menegakkan dharma atau kebaikan, karakter ini kerap menghadapi dilema moral dari konflik keluarga.

2. Bima

Bima atau juga dikenal dengan Werkudara, adalah putra kedua dari Pandu dan Kunti dengan sifat pelindung terhadap keluarganya.

Dikisahkan Bima memiliki kekuatan fisik yang luar biasa serta keberanian untuk melindungi adik-adiknya. Meski begitu, Bima juga memiliki sifat lembut.

Baca Juga: 8 Gedung Seni Pertunjukan Legendaris yang Masih Eksis hingga Kini, Digunakan untuk Pementasan Wayang Orang hingga Sendratari Ramayana

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemenpar.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X