Sabtu, 20 Juni 2026

7 Warisan Pangeran Mangkubumi yang Membentuk Yogyakarta hingga Kini

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 3 November 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi Pangeran Mangkubumi dan warisannya hingga zaman sekarang. (kratonjogja.id)
Ilustrasi Pangeran Mangkubumi dan warisannya hingga zaman sekarang. (kratonjogja.id)

Warisan ini bukan hanya politik, tapi juga menunjukkan kemampuan diplomasi Mangkubumi dalam mengakhiri perang saudara tanpa menghancurkan tatanan kerajaan Jawa.

3. Arsitektur dan Tata Kota Keraton Yogyakarta

Sebagai pendiri, Sultan Hamengkubuwono I juga dikenal sebagai arsitek Keraton Yogyakarta. Ia merancang tata letak kota berdasarkan filosofi poros imajiner, menghubungkan Gunung Merapi, Keraton, dan Laut Selatan.

Konsep ini mencerminkan harmoni antara alam, manusia, dan kekuasaan, yang masih menjadi identitas urban Yogyakarta hingga kini.

4. Filsafat Kejawen dan Nilai Kepemimpinan

Pangeran Mangkubumi mewariskan sistem nilai berbasis filsafat Kejawen: keseimbangan antara lahir-batin dan antara manusia dengan alam.

Prinsip ini tercermin dalam ajaran “Hamemayu Hayuning Bawana”, yakni kewajiban pemimpin untuk menjaga keindahan dan keharmonisan dunia.

Hingga kini, nilai itu masih menjadi pegangan dalam budaya pemerintahan dan kehidupan masyarakat Yogyakarta.

5. Legitimasi Politik dan Gelar Sultan

Gelar Hamengkubuwono yang berarti “memangku bumi” bukan sekadar nama, tapi simbol tanggung jawab kosmis seorang raja terhadap rakyat dan alamnya.

Sistem pewarisan gelar ini menjadi tradisi turun-temurun dan masih digunakan oleh raja Yogyakarta sampai sekarang, sebagai penghubung antara masa lalu dan masa kini.

6. Hubungan Keraton dan Kolonial Belanda

Mangkubumi berhasil menegosiasikan posisi Yogyakarta agar memiliki otonomi internal, meskipun berada di bawah pengawasan Belanda.

Strategi politiknya yang hati-hati membuat Yogyakarta tetap memiliki struktur pemerintahan dan kebudayaan sendiri ketika banyak kerajaan Jawa lainnya kehilangan kedaulatan penuh.

7. Pengaruh terhadap Identitas Budaya Yogyakarta

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kratonjogja.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X