SketsaNusantara.id - Banten adalah provinsi paling Barat Pulau Jawa dengan kekayaan budaya yang menarik.
Provinsi yang terkenal akan atraksi debus dan hewan badak bercula satu ini, juga memiliki kesenian yang menggunakan beduk.
Kesenian tersebut bernama Rampak Bedug yang dimainkan secara harmoni dan menjadi salah satu ciri khas masyarakat Banten.
Sudah ada sejak puluhan tahun silam, kesenian ini masih dilestarikan hingga kini dan menjadi daya tarik dari provinsi dengan julukan Tanah Jawara ini.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, berikut 5 fakta unik tentang Rampak Bedug yang menarik untuk diketahui.
1. Mengandung Arti "Serempak"
Rampak Bedug memiliki arti sebagai kesenian yang menggunakan banyak beduk yang ditabuh secara serempak.
Nama tersebut diambil dari kata rampak yang berarti serempak dan bedug yang berarti alat yang dipukul yakni beduk.
2. Pertama Kali untuk Menyemarakkan Ramadhan
Kesenian ini dikenal dengan sebutan tradisi Adu Bedug yang biasa dilakukan saat bulan Ramadhan.
Artikel Terkait
5 Hasil Kesenian Sunan Kalijaga untuk Syiar Dakwah Islam di Pulau Jawa, Nomor 4 Penuh Makna Filosofis yang Sering Dilupakan
Festival Rakyat Ramadhan 1446 H Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Jember, Nyoman: Kita Hadirkan Kesenian dan Kebudayaan
Unik dan Menyeramkan, Inilah Kesenian Can Macanan Kadduk dan Ta Butaan yang Tertua di Jember
5 Fakta Kesenian Wayang Cina Jawa yang Nyaris Diberangus Orde Baru: Kini Hanya Tersisa 2 Wacinwa di Dunia
Wujudkan Keberagaman Melalui Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme, Jember Gelar Berbagai Kesenian Leluhur