Daun pisang menjadi salah satu kemasan tradisional yang populer digunakan masyarakat Indonesia.
Terbukti dari banyaknya kuliner yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya seperti lontong, nasi bakar, lemper, nagasari hingga arem-arem.
Keunggulan daun pisang selain murah dan mudah didapat juga dapat memberikan aroma harum dan mencegah makanan cepat basi karena bersifat antibakteri.
3. Daun Jati
Penggunaan daun jati sebagai pembungkus makanan banyak ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Memilih daun jati untuk dijadikan pembungkus makanan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Daun jati harus dipilih dari daun jati muda yang hanya tumbuh 2 minggu dari pohon, berwarna hijau muda dan tidak berlubang.
Penggunaan daun jati yang benar dapat memberikan aroma harum yang khas sebagai pembungkus makanan.
Salah satu makanan yang menggunakan daun jati sebagai pembungkus yakni Nasi Jamblang yang popuper di wilayah Cirebon, Jawa Barat.
4. Daun Talas
Tidak terlalu populer di kalangan masyarakat, daun talas kerap dijadikan pembungkus makanan di daerah Sumatra.
Tekstur daun talas yang kuat menjadi alasan mengapa daun tanaman ini digunakan sebagai kemasan.
Namun pemilihan daun talas tidak boleh sembarangan. Daun talas yang digunakan disarankan yang sudah tua dengan diameter 15-20 cm.
Artikel Terkait
Pernah Coba Dangke Enrekang? Keju Lokal dari Sulawesi Selatan dan Makanan Favorit Bondan Winarno, Ternyata Terbuat dari...
Cari Warung Lokal dan Kuliner Legendaris di Gunungkidul? Intip Suasana Jadul Wedangan Mbah Pujo Punya Sambal Khas Bikin Nagih
Pasar Wiguna Yogyakarta: Tempat Belanja Karya Seni Lokal dan Kuliner Sehat dengan Konsep Eco Culture Unik
Bertahan Lebih dari 50 Tahun, Inilah 7 Fakta Pasar Cukir Jombang yang Masih Jadi Pilihan Warga Lokal
Wisata Rasa di Kota Tembakau: Ini 5 Kuliner Anti-Mainstream dari Jember! Makanan Ketiga Bikin Ngiler
3 Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Jember Jatim 2025, Hits Sejak Dahulu hingga Sekarang