Selain gudeg, pengunjung juga bisa mencoba menu lain seperti Sup Kembang Tahu dan Ayam Herbal.
Menu Ayam Herbal ini unik karena menggunakan bahan ayam kampung yang dimasak bersama ginseng, kurma kering, jahe, kayu manis, serta campuran rempah rahasia.
Kaldunya gurih dan beraroma lembut, berpadu sempurna dengan rasa ginseng yang khas. Makanan ini dipercaya memiliki manfaat kesehatan, seperti meningkatkan stamina dan menghilangkan rasa lelah.
Kualitas rasa dan konsistensi penyajian menjadi alasan mengapa nama Gudeg Bu Tjitro 1925 tetap bertahan di tengah banyaknya pilihan kuliner baru di Yogyakarta.
Lokasinya yang strategis, suasana nyaman, dan keramahan pelayanannya juga membuat pengalaman sarapan di sini terasa lebih berkesan.
Bagi yang ingin mencari tempat sarapan gudeg di Jogja dengan cita rasa otentik, Gudeg Bu Tjitro 1925 adalah jawabannya.
Tradisi panjang, resep asli, dan inovasi yang tetap berpijak pada akar budaya membuatnya bukan sekadar tempat makan, tetapi bagian dari sejarah kuliner Yogyakarta yang terus hidup hingga kini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Di Balik Rasa Manis Gudeg Yogyakarta, Ternyata Ada Sejarah yang Pahit
10 Rekomendasi Wisatawan di Yogyakarta Dekat Malioboro, Gudeg Yu Djum Jadi Wisata Kuliner yang Legendaris
5 Restoran Gudeg Paling Populer di Yogyakarta, Ternyata Kuliner Khas Jogja Ini Punya Tiga Jenis Varian Berbeda, Apa Saja?
Bule Aja Suka! 5 Warung Legendaris di Jember, Kuliner Khas Kota Tembakau yang Patut Dicoba, Ada Gudeg Dicampur Pecel?