SketsaNusantara.id - Qasidah sering dianggap sekadar hiburan bernuansa Islami.
Padahal, di balik alunan rebana atau gitar modern, terdapat syair penuh iman dan kisah Rasulullah.
Seni ini masuk ke Nusantara bersama penyebaran Islam dan terus bertahan hingga kini.
Baca Juga: Kritik Pemkot Probolinggo saat Peringatan HUT ke-666, Seniman Ini Sebut Probolinggo Darurat Kesenian
Menariknya, qasidah memiliki sisi yang jarang diketahui banyak orang.
Dirangkum SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @penais.kemenag, berikut 7 fakta unik tentang qasidah yang membuatnya tetap hidup di hati umat Islam hingga zaman modern.
1. Penyambutan Rasulullah dengan Qasidah
Sejarah qasidah tak lepas dari kisah Rasulullah. Kaum Anshar menyambut kedatangan Rasulullah di Madinah dengan qasidah.
Dari sinilah seni syair Islami mulai berakar, bukan sekadar alunan musik, melainkan doa dan pujian penuh makna.
2. Seni yang Menyebar Bersama Islam ke Nusantara
Qasidah bukan sekadar musik Arab yang dibawa pedagang. Musik ini datang bersama penyebaran Islam.
Melalui qasidah, pesan dakwah tersampaikan lewat bahasa syair yang indah. Inilah mengapa seni ini begitu mudah diterima masyarakat Nusantara sejak awal kedatangan Islam.
Artikel Terkait
Dirgahayu Kota Jakarta ke-497, Ini 8 Twibbon Ucapan HUT Kota Metropolitan 22 Juni 2024 Tema Kesenian Ondel-Ondel
Si Jatril, Maskot KPU Kabupaten Blitar, Perwujudan Kesenian Sekaligus Semangat Pilkada 2024
Cara Dakwah Sunan Muria: Sang Penyebar Islam di Gunung Muria dengan Kesenian dan Kebudayaan
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk
5 Hasil Kesenian Sunan Kalijaga untuk Syiar Dakwah Islam di Pulau Jawa, Nomor 4 Penuh Makna Filosofis yang Sering Dilupakan