3. Ada 2 Jenis Qasidah yang Terkenal
Qasidah memiliki dua jenis utama. Pertama, qasidah tradisional yang diiringi rebana.
Kedua, qasidah modern yang dipadukan dengan alat musik seperti gitar, biola, atau seruling. Modernisasi membuat qasidah bisa dinikmati lintas generasi tanpa kehilangan ruhnya.
4. Syairnya Penuh Kisah Nabi dan Pujian
Ciri khas qasidah terletak pada syairnya. Banyak syair berbahasa Arab dan disadur dari kisah para nabi.
Mayoritas isinya berupa pujian kepada Rasulullah. Hal ini membuat qasidah tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai iman secara lembut.
5. Selalu Hadir dalam Acara Keagamaan
Qasidah kerap ditampilkan dalam momen penting umat Islam. Mulai dari marhaban, tasyakuran, walimatul khitan, walimatul ursy, hingga peringatan hari besar Islam.
Bahkan, ada juga tradisi menghadirkan qasidah pada acara walimatul hamil. Kehadirannya menambah suasana syukur sekaligus kekhidmatan.
6. Nilai Keislaman yang Kuat
Qasidah tak sekadar musik, melainkan juga sarana dakwah. “Meningkatkan kecintaan dan keimanan kepada Rasulullah” menjadi pesan utama dalam syairnya.
Selain itu, qasidah memperkuat rasa persaudaraan antarumat Islam, sehingga kesenian ini tetap relevan hingga kini.
7. Bertahan dari Masa ke Masa dengan Wajah Baru
Meski berakar dari tradisi Arab, qasidah terbukti mampu beradaptasi. Dari rebana tradisional hingga instrumen modern, qasidah tetap hadir.
Syairnya tetap membawa iman, meski dikemas lebih segar agar disukai generasi muda. Inilah bukti seni Islami yang hidup sepanjang zaman.
Artikel Terkait
Dirgahayu Kota Jakarta ke-497, Ini 8 Twibbon Ucapan HUT Kota Metropolitan 22 Juni 2024 Tema Kesenian Ondel-Ondel
Si Jatril, Maskot KPU Kabupaten Blitar, Perwujudan Kesenian Sekaligus Semangat Pilkada 2024
Cara Dakwah Sunan Muria: Sang Penyebar Islam di Gunung Muria dengan Kesenian dan Kebudayaan
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk
5 Hasil Kesenian Sunan Kalijaga untuk Syiar Dakwah Islam di Pulau Jawa, Nomor 4 Penuh Makna Filosofis yang Sering Dilupakan