Koleksi Museum
Koleksi-koleksi yang dimiliki oleh museum ini cukup lengkap. Mulai dari koleksi geologi, biologi, etnografi, arkeologi, histori, numismatik dan heraldika, filologi, keramik, seni rupa, hingga teknologi.
Karena kelengkapan koleksi yang dimiliki, Museum Mpu Tantular menjadi institusi pendukung kegiatan belajar-mengajar masyarakat yang bersifat edukatif kultural di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang Diselenggarakan
Sebagai institusi yang berperan melestarikan seni, budaya, serta sebagai media pembelajaran, Museum Mpu Tantular tidak hanya menampilkan koleksi-koleksinya saja, namun juga mengadakan berbagai kegiatan yang menarik.
Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan baik di dalam museum maupun di luar museum.
Kegiatan yang diselenggarakan di dalam museum seperti ceramah, pameran khusus museum, pagelaran, peragaan koleksi, lomba, penelitian koleksi, dan festival museum.
Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan di luar museum adalah pameran regional/pameran keliling di kota/kabupaten, pameran nasional, ceramah dan seminar, serta program museum masuk sekolah.
Jam Kunjungan dan Harga Tiket Masuk
Dikutip SketsaNusantara.id dari akun instagram resmi Museum Mpu Tantular, berikut jam kunjungan beserta harga tiket masuk museum:
Jam Kunjungan:
Selasa - Kamis: 08.00 - 15.00 WIB
Jumat : 08.00 - 14.00 WIB
Sabtu: 08.00 - 12.30 WIB
Minggu: 08.00 - 13.30 WIB
Hari Senin dan hari libur nasional tutup
Harga Tiket Masuk:
Dewasa: Rp 5.000
Anak-Anak: Rp 4.000.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Museum di Indonesia, Cocok untuk Wisata Edukasi dan Belajar Sejarah, Ada yang Punya Koleksi Kerangka Paus Biru!
Wibu Wajib Berkunjung di Museum Milik Rumah Produksi Animasi Jepang Ini, Apa Saja Isinya?
Museum Date Seru di Museum MACAN: 3 Pameran Menarik untuk Long Weekend Akhir Mei!
Ini Potret Perjuangan Pahlawan Jember dalam Bingkai Museum dr Soebandi
Ramai Museum Koruptor di UGM, Netizen Nyinyir: Lebih Mirip Print Booth, Kok Banyak yang Belum Ditampilkan?