Sipakalebbi
Sipakalebbi secara bahasa berarti saling menghargai. Prinsip ini mengajarkan nilai-nilai kehormatan dan penghargaan kepada setiap individu dalam berinteraksi di masyarakat.
Dalam praktiknya prinsip ini merupakan penerapan konkret dari prinsip Sipakatau dan tercermin dalam bahasa, adat-istiadat, norma sosial, dan tindakan sehari-hari.
Prinsip ini juga mengajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua, memuliakan tamu, dan bersikap sopan santun dalam berinteraksi dengan orang lain.
Sipakainge’
Secara bahasa Sipakainge’ berarti saling mengingatkan kebaikan. Prinsip ini mengacu pada kenyataan bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan keterbatasan.
Dalam praktiknya prinsip Sipakainge’ melibatkan teguran dan koreksi terhadap individu yang melakukan kesalahan.
Hal tersebut dilakukan agar setiap individu dapat memperbaiki perilaku dan senantiasa berada pada jalur yang benar.
Prinsip ini diterapkan dengan tujuan agar tercipta keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Memukau, Warga Desa di Nganjuk Gelar Pawai Budaya Peringati HUT RI ke 80
Berusia 45 Tahun, SMAN 1 Jombang Kerahkan Seluruh Warga Sekolah Ikuti Pawai Budaya
Perjalanan Cerutu Jember dari Tradisi Tembakau Berkualitas hingga Jadi Produk Premium Bernilai Budaya dan Ekonomi yang Mendunia
Terancam Punah, 2 Ritual Unik Pemuda-Pemudi di Sumatera Selatan dan Lampung ini Jadi Warisan Budaya yang Sangat Jarang Diketahui
Sejarah Gedung Grahadi Surbaya yang Dibakar saat Demo, Cagar Budaya Berusia 2 Abad yang Jadi Rumah Dinas Gubernur Jatim