SketsaNusantara.id - Gedung Negara Grahadi atau yang juga dikenal dengan nama Gedung Grahadi dilaporkan dibakar.
Gedung yang beralamat di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Genteng, Surabaya ini dibakar pada demo 30 Agustus 2025.
Hingga saat ini masih belum diketahui apa dan siapa yang menyebabkan salah satu bangunan bersejarah di Surabaya tersebut dilahap api.
Usai kabar ini beredar, banyak netizen yang menyayangkan insiden tersebut, mengingat Gedung Grahadi merupakan cagar budaya.
“Ngawur lek, iki cagar budaya bro,” komentar netizen di unggahan akun Instagram @iki.surabaya.
“Mosok iyo seh demo tapi ngerusak gedung sing jare cagar budaya?” tulis netizen lainnya.
Sejarah Gedung Negara Grahadi Surabaya
Gedung Grahadi merupakan salah satu peninggalan kolonial Belanda yang juga menjadi ikon Surabaya.
Dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @disbudparjatimprov, gedung ini dibangun pada tahun 1795, yang artinya saat ini usianya mencapai 230 tahun.
Gedung ini awalnya merupakan rumah Dirk van Hogendrop yang saat itu menjabat sebagai Komisaris Belanda.
Baca Juga: Wisata Sejarah Situs Cagar Budaya Benteng Nippon, Masih Berdiri Kokoh hingga Kini di Cakru Jember
Artikel Terkait
5 Taman Wisata Gratis Dekat Bandara Juanda, Surabaya, Liburan Seru Natal dan Tahun Baru
Berusia Lebih dari Satu Abad! Barbershop Tertua di Indonesia ini Ada di Surabaya, Dulu Langganan Pribumi hingga Bangsa Kolonial Belanda!
Dijepit dan Dibakar! Kuliner Khas Sumenep Sudah Merajalela di Surabaya, Bukan Pentol Sembarangan, Kuliner Ini Wajib Dicoba Kalau Kangen Pulau Madura
Kampung di Surabaya Ini Punya Sumur Bersejarah! Simpan 'Harta Karun' Peninggalan Zaman Majapahit
Mengapa Hari Jadi Kota Surabaya Diperingati 31 Mei? Intip Sejarah Kota Pahlawan, Tempat Bersejarah Kemenangan Raden Wijaya atas Pasukan Mongol