Tak seperti pasar pada umumnya yang hanya buka pagi hari, Pasar Ardirejo memiliki dua waktu operasional. Pagi hari, pasar buka pukul 05.00 hingga 08.00 WIB.
Sementara sore hari, pasar kembali beroperasi dari pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Pola operasional ini memberi fleksibilitas bagi pedagang dan pembeli.
4. Total Ratusan Kios dan Los, Ramai Sepanjang Hari
Aktivitas di pasar ini cukup padat. Pada pagi hari, terdapat 63 kios dan 188 los yang aktif digunakan. Sementara di sore hari, terdapat 54 kios dan 49 los, ditambah 10 unit peralatan dagang yang beroperasi.
Ini menunjukkan betapa tingginya dinamika ekonomi rakyat yang berputar di pasar ini setiap harinya.
5. Sembako hingga Daging, Jenis Dagangannya Lengkap
Jenis barang yang dijual di Pasar Ardirejo mencakup berbagai kebutuhan harian masyarakat, mulai dari sembako, sayur-mayur, daging ayam dan sapi, serta komoditas lainnya.
Keberagaman ini menjadikan pasar ini sebagai salah satu pusat belanja utama warga Situbondo.
Pasar Ardirejo bukan sekadar tempat jual-beli, tapi juga bagian dari sejarah ekonomi kerakyatan Situbondo yang tetap bertahan menghadapi zaman.
Dengan pengelolaan yang terus ditingkatkan oleh pemerintah daerah dan partisipasi aktif dari masyarakat, pasar ini menunjukkan bahwa tradisi ekonomi lokal tetap memiliki ruang vital di tengah perubahan zaman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
7 Fakta Menarik Pasar Tradisional di Lumajang yang Luasnya Seukuran 2 Lapangan Bola, Ada 660 Pedagang dan Ratusan Kios
Berlokasi di Jalan Utama Lumajang dan Berdiri sejak 1988, Pasar ini Punya 5 Fakta Istimewa yang Bersejarah
8 Fakta Pasar Sukodono Lumajang yang Berdiri sejak 1988 dan Tetap Ramai dari Subuh
Wapres Gibran Didampingi Khofifah dan Bupati Banyuwangi Tinjau Harga Sembako di Pasar Rogojampi, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
7 Fakta Pasar Warujayeng Nganjuk yang Sudah Ada sejak 1950, Luasnya Belasan Ribu Meter dan Jumlah Pedagangnya Tak Disangka