SketsaNusantara.id - Terdapat gereja tertua di Kabupaten Jember yang menjadi saksi bisu perjalanan zaman.
Gereja Santo Yusup menjadi tempat ibadah tertua dan masih aktif hingga kini meski usianya hampir satu abad.
Berdiri sejak tahun 1927, Gereja Santo Yusup tetap kokoh berdiri dengan nuansa arsitektur klasik yang masih dipertahankan.
Hingga saat ini, gereja tersebut menjadi simbol keteguhan iman dan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat Jember.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @pariwisatajember, Gereja Katolik Santo Yusup di Jember terletak di Jalan R.A. Kartini No. 26, Kecamatan Kaliwates, Kebupaten Jember, Jawa Timur.
Pembangunan Gereja Santo Yusup dimulai dengan peletakan batu pertama pada 16 Juli 1927 oleh Pastor Clemens Van Der Pas O.Carm.
Bangunan ini kemudian diresmikan pada 11 Maret 1928 dengan pemberkatan oleh Pastor Clemens yang saat itu telah menjadi Monsignor.
Gereja ini awalnya dibangun sebagai sarana peribadatan bagi umat Katolik, terutama komunitas Belanda yang menetap di Jember pada masa kolonial.
Kala itu, banyak dijumpai penganut Katolik tersebar di berbagai wilayah di Jember.
Kebanyakan adalah para pekerja perkebunan yang berkebangsaan Inggris, Belgia, Amerika dan Jerman.
Selain itu, banyak pula umat Katolik asal Mendut, Jawa Tengah yang bermukim di daerah Sukoreno.
Artikel Terkait
Bukan Hanya dari Kedatangan Paus Fransiskus, Toleransi di Nusantara Telah Ada sejak Zaman Kerajaan Mataram Kuno, Bukti Candi..
Intip 5 Fakta Unik Kampung Madura Kristen di Jember: Full Toleransi dan Jemaat GKJW Berbahasa Daerah Bukan Jawa
Kondangan di Perkampungan Transmigrasi ini Full Toleransi! Jaga Tamu Muslim Tetap Aman Santap Menu Resepsi
Apa itu Glundengan? Mengenal Asal Mula Seni Musik Budaya Asli Jember yang Hampir Punah, Kalah Pamor dari Sound Horeg
Asal-Usul Usaha Perkebunan Tembakau yang Menjadi Primadona di Kabupaten Jember Sejak Indonesia Belum Merdeka, Dipelopori Orang Asing?
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah