SketsaNusantara.id - Baru-baru ini kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia memberikan hikmah yang cukup bermanfaat bagi masyarakat.
Hikmah yang dapat dipetik dari kedatangan Paus Fransiskus adalah terjalinnya persaudaraan hingga naiknya sikap toleransi antar umat di Indonesia.
Mengutip dari www.presidenri.go.id, Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan tentang pentingnya toleransi, keberagaman, dan perdamaian dunia.
"Perbedaan adalah anugerah dan toleransi adalah pupuk bagi persatuan dan perdamaian,” tegas Presiden Jokowi.
Pesan tersebut disampaikan bersama dengan kedatangan Paus Fransiskus dalam kunjungan kenegaraan.
Faktanya, Indonesia telah memegang teguh sikap toleransi antar umat sejak dahulu kala.
Sejak Indonesia masih bernama Nusantara pada masa kerajaan Mataram Kuno, sikap toleransi sudah muncul.
Bukti nyata hal tersebut adalah ada pada bangunan Candi Plaosan yang terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.
Dikutip SketsaNusantara.id dari disporapar.jatengprov.go.id, sejarah tentang Candi Plaosan diketahui bangunan tersebut didirikan pada masa Rakai Panangkaran.
Rakai Panangkaran merupakan seorang Raja Medang II yang juga mendirikan Candi Borobudur dan Candi Sewu yang berlatar belakang agama Buddha.
Artikel Terkait
Mengulik Candi Klero yang Konon Merupakan Peninggalan dari Kerajaan Singasari di Semarang
Dari Prasasti Dinoyo ke Candi Badut! Menelusuri Jejak Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Kuno di Jawa Timur yang Konon jadi Cikal Bakal Sejarah Kota Malang
Misteri Candi Dermo yang Tersembunyi di Kawasan Sidoarjo, Gerbang Menuju Tempat Suci Kerajaan Majapahit?
Mengenal Candi Ngempon Semarang, Konon Merupakan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibuat Sekitar Abad ke-8
Pemandian Tak Pernah Kering, Candi Umbul di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno