Seiring berjalannya waktu, nama bank ini kemudian berubah menjadi Bank Rakyat di tahun 1897.
Pada masa kependudukan Jepang, BRI sempat mengalami beberapa kali perubahan nama.
Namun hingga kini tetap bertahan sebagai lembaga keuangan yang melayani rakyat.
Kini, BRI telah berkembang menjadi salah satu bank dengan jaringan yang luas di Indonesia.
Bank ini telah melayani jutaan nasabah dari berbagai pelosok wilayah di Indonesia.
Salah satu hal yang menarik dari bank ini adalah bangunan pertama tempat BRI didirikan.
Bangunan yang berada di Purwokerto kini telah berubah menjadi sebuah museum.
Direktur Utama BRI saat itu, yaitu Kamardy Arief yang meresmikan museum pada 19 Desember 1990.
Museum ini menjadi museum perbankan satu-satunya yang ada di Indonesia.
Sejak diresmikan, museum ini dapat dikunjungi oleh masyarakat umum.
Terletak di di Jalan Jenderal Sudirman No. 57, Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Museum Bank Rakyat Indonesia menyimpan berbagai peninggalan bersejarah.
Di sana, pengunjung dapat melihat rekam jejak perjalanan BRI dari mulai lembaga pengelola dana kas masjid menjadi salah satu bank nasional berskala besar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Terus Inovatif dan Adaptif, BRI Borong Skor Tertinggi Digital Channel BSEM 2025 Lewat Strategi Ini
Rayakan Waisak dengan Kepedulian, BRI Peduli Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Umat Buddha di Sekitar Centiya Mi Lek Hud Tangerang
Lewat Sinergi Tiga Lembaga dan Digitalisasi, Holding Ultra Mikro BRI Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Pelosok Negeri
Strategi BRI Jaga Kredit UMKM Tetap Sehat di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Risiko Geopolitik
BRI dan Warga Kapoposang Bersinergi Pulihkan Laut Lewat Transplantasi Karang dan Pelatihan Wisata Bahari