Minggu, 19 Juli 2026

BRI dan Warga Kapoposang Bersinergi Pulihkan Laut Lewat Transplantasi Karang dan Pelatihan Wisata Bahari

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Mei 2025 | 17:36 WIB
Pulau Kapoposang bangkit! Ketika BRI, komunitas lokal, dan laut bersatu untuk konservasi dan wisata (Dok. BRI)
Pulau Kapoposang bangkit! Ketika BRI, komunitas lokal, dan laut bersatu untuk konservasi dan wisata (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Pulau Kapoposang di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kembali menarik perhatian.

Bukan hanya karena keindahan alam bawah lautnya yang memukau, namun juga karena semangat kolektif warganya dalam menjaga dan merestorasi ekosistem laut yang sempat rusak.

Bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Menanam, Grow & Green: Coral Reef, masyarakat Kapoposang kini bergerak aktif menjadi garda depan pelestarian laut.

Baca Juga: Strategi BRI Jaga Kredit UMKM Tetap Sehat di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Risiko Geopolitik

Upaya ini berangkat dari keprihatinan atas kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan destruktif oleh nelayan luar.

Kelompok-kelompok lokal seperti POKDARWIS Kapoposang dan Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider hadir sebagai respon warga untuk menyelamatkan laut mereka.

Abdul Rauf, anggota POKDARWIS, menuturkan bahwa Kapoposang menyimpan potensi wisata besar namun masih kurang dikenal.

“Kami ingin pulau ini dilestarikan dan dikenal dunia tanpa harus mengorbankan alamnya,” katanya.

Baca Juga: Lewat Sinergi Tiga Lembaga dan Digitalisasi, Holding Ultra Mikro BRI Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Pelosok Negeri

Tak sekadar membentuk komunitas, para pemuda Kapoposang juga dilatih menjadi penjaga laut profesional.

Berkat kerja sama dengan BRI dan Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI), mereka mendapat pelatihan sertifikasi menyelam, teknik penyelamatan, hingga kemampuan menjadi pemandu wisata.

Di sisi lain, BRI Peduli tak hanya memberikan pelatihan. Aksi nyata juga dilakukan lewat transplantasi 1.500 fragmen karang di lahan seluas 1.000 meter persegi, penggunaan reef star, hingga pemberian peralatan selam lengkap.

Baca Juga: Rayakan Waisak dengan Kepedulian, BRI Peduli Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Umat Buddha di Sekitar Centiya Mi Lek Hud Tangerang

Sebanyak 15 warga kini tersertifikasi sebagai pemandu selam nasional, memperluas peluang ekonomi baru berbasis kelestarian.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X