“Kami tidak sekadar menanam karang, tapi juga harapan,” ujar Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi.
Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Kapoposang menjadi satu dari empat titik pelaksanaan program nasional ini, selain Maratua, Karampuang, dan Gili Matra.
Hingga kini, lebih dari 5.400 fragmen karang telah ditransplantasi, melibatkan 10 komunitas lokal. Dari laut yang dahulu terancam, kini Kapoposang perlahan berubah menjadi simbol kolaborasi manusia dan alam, dengan BRI sebagai mitra setia dalam menjaga birunya negeri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Tancap Gas di Tengah Tantangan Global, BRI Tunjukkan Strategi Solid Menuju Ekspansi Berkelanjutan dan Universal Banking
BRI Kucurkan Rp632 Triliun Buat UMKM, 1,2 Juta AgenBRILink Disiapkan
Liga Kompas U-14 2024-2025 Didukung BRI, Cetak Juara Sekaligus Kirim 18 Talenta ke Gothia Cup
BRI Catat Pertumbuhan Kredit Rp1.373 Triliun di Triwulan I/2025, NPL Turun Tajam Berkat Strategi Risiko yang Efektif
Turut Bangun Pondasi SDM Unggul, BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Pemerataan Akses Digital di Wilayah 3T
Kisah KWT Sri Mandiri, Klaster Usaha Binaan BRI, Pasarkan Ubi Jalar dari Kaki Gunung Ciremai hingga ke Mancanegara