SketsaNusantara.id - Bank Rakyat Indonesia atau yang lebih dikenal BRI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia saat ini.
Bank ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang dan akar kuat di Purwokerto, Jawa Tengah.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman BRI, bank ini awalnya berdiri pada sekitar abad ke-19 sebagai lembaga keuangan yang sangat sederhana.
Didirikan oleh Raden Aria Wiriatmaja dengan nama saat itu yaitu De Poerwokertosche Hulpen Spaarbank der Indiandsche Hoofden.
Selain itu, dikenal juga oleh masyarakat dengan sebutan Bank Bantuan Priyayi.
Tujuan awal dari pendiriannya yaitu untuk mengelola dana kas masjid.
Dana ini kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Lembaga pengelolaan keuangan ini pada awalnya memiliki skema yang sangat sederhana.
Selanjutnya pada tahun 1895 tepatnya 16 Desember, lembaga ini resmi menjadi sebuah bank dengan nama Hulpen Spaarbank der Indiansche Bestuurs Ambtenareen.
Baca Juga: Portofolio Keuangan Berkelanjutan BRI Tembus Rp796 T, Bukti Komitmen Nyata pada ESG dan UMKM
Ini menjadi awal mulai kelahiran Bank Perkreditan Rakyat pertama di Indonesia.
Artikel Terkait
Terus Inovatif dan Adaptif, BRI Borong Skor Tertinggi Digital Channel BSEM 2025 Lewat Strategi Ini
Rayakan Waisak dengan Kepedulian, BRI Peduli Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Umat Buddha di Sekitar Centiya Mi Lek Hud Tangerang
Lewat Sinergi Tiga Lembaga dan Digitalisasi, Holding Ultra Mikro BRI Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Pelosok Negeri
Strategi BRI Jaga Kredit UMKM Tetap Sehat di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Risiko Geopolitik
BRI dan Warga Kapoposang Bersinergi Pulihkan Laut Lewat Transplantasi Karang dan Pelatihan Wisata Bahari