Jumat, 3 Juli 2026

Bukan Borobudur, Inilah Candi di Blitar yang Jadi Kebanggaan Raffles, Kini Tinggal Reruntuhan yang Masih Menyimpan Misteri Masa Lalu

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 19 April 2025 | 21:00 WIB
Potret Candi Gedog yang dituliskan Sir Thomas Stamford Raffles di Buku History of Java yang kini tinggal reruntuhan (YouTube/Sugeng Hariadi)
Potret Candi Gedog yang dituliskan Sir Thomas Stamford Raffles di Buku History of Java yang kini tinggal reruntuhan (YouTube/Sugeng Hariadi)

SketsaNusantara.id - Indonesia dengan kekayaan budayanya memiliki peninggalan sejarah yang selalu menarik untuk dibahas.

Salah satunya adalah Candi Gedog yang berada di Blitar, Jawa Timur. Bangunan bersejarah ini bahkan menarik perhatian Letnan Gubernur Inggris, Sir Thomas Stamford Raffles.

Bukan Candi Borobudur atau Prambanan yang megah di Jawa Tengah, Candi Gedog disebut oleh Raffles dalam buku History of Java sebagai salah satu situs penting peninggalan sejarah yang mencerminkan kejayaan masa lalu.

Baca Juga: Ditemukan Tak Sengaja! Inilah Situs Candi Dorok yang Menyimpan Berbagai Misteri Tersembunyi di Dalamnya

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs laman resmi Direktorat Jenderal Kebudayaan milik Kemendikbudristek RI, situs Candi Gedog terletak di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Candi Gedog merupakan salah satu situs bersejarah yang menyimpan jejak masa lalu. Pertama kali dituliskan oleh Thomas Stamford Raffles dalam bukunya pada tahun 1817 silam, candi ini menjadi perhatian para peneliti sejak abad ke-19.

Dalam bukunya, Raffles menggambarkan struktur Candi Gedog yang tersusun dari batu bata dan batu, dengan ornamen hias yang diukir pada batu.

Baca Juga: Masih Eksis hingga Kini, Inilah Salah Satu Perkebunan Kopi Tertua di Indonesia, Jadi Wisata Edukasi Bernuansa Kolonial yang Unik di Blitar

Kala itu, Raffles menyebut beberapa sisi bangunan masih utuh dengan bagian tangga atau pintu masuk candi telah terpisah.

Kemegahan Candi Gedog membuat Raffles takjub. Namun, seiring waktu beberapa bagian candi sudah rusak dan kondisi bangunan tak lagi utuh akibat Gunung Kelud yang mengalami erupsi paling dashyat dalam sejarah pada tahun 1901 silam.

Dalam situs Candi Gedog ditemui pohon beringin besar yang diduga berusia ratusan tahun. Beberapa kepingan arca bagian dari candi ini diletakkan dalam lemari kaca.

Baca Juga: Cerita Panji, Kisah Cinta Populer dari Tanah Jawa yang Terpahat di Candi Era Majapahit, Karya Sastra Bernuansa Nusantara

Terdapat pula Yoni di bawah pohon beringin besar yang menandakan bahwa Candi Gedog merupakan salah satu peninggalan kerajaan Hindu di Jawa Timur.

Ekskavasi yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI sejak tahun 2019 telah mengungkap berbagai struktur, termasuk pagar sisi utara dan bangunan yang diduga sebagai pertirtaan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X