Senin, 13 Juli 2026

Siapa Mata Hari? 5 Fakta Mata-Mata Eropa yang Pernah Hijrah ke Malang Jadi Primadona tapi Punya Kisah Hidup Tragis

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Rabu, 9 April 2025 | 18:30 WIB
Potret Mata Hari, wanita mata-mata Eropa yang punya kehidupan tragis. (Kolase foto Instagram.com/@leidenproject dan britannica.com)
Potret Mata Hari, wanita mata-mata Eropa yang punya kehidupan tragis. (Kolase foto Instagram.com/@leidenproject dan britannica.com)

Siapa sangka jika sosok wanita yang dikenal dengan nama Mata Hari ini pernah hijrah ke wilayah Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: Asal-Usul Jembatan Paling Unik di Jember, Dulu Hutan Kini Disulap Jadi Tempat Terindah Saat Mode Malam! Sempat Cuma Bisa Dilewati Sepeda?

Margaretha Geertruida MacLeod Zelle sempat bertempat tinggal di Malang, Jawa Timur pada 1897.

Wilayah Malang saat itu masih menjadi daerah kekuasaan Hindia Belanda.

Saat tinggal di Malang, Mata Hari mempelajari budaya Jawa termasuk tari-tarian tradisional yang ada.

Inilah yang menjadi inspirasi Zelle untuk menciptakan gerakan-gerakan tarian yang dibawanya ke tanah Eropa.

Baca Juga: VIRAL! Desa di Pati ini Hanya Dihuni 4 Rumah Saja, Seluruh Warganya Pergi Karena...

4) Mata-Mata Eropa

Dikutip dari Encyclopædia Britannica, Mata Hari memilih untuk menjadi seorang mata-mata Eropa yaitu Prancis dan Jerman di puncak kariernya.

Sebagai mata-mata Jerman, Mata Hari memiliki kode rahasia untuk menyamarkan identitas aslinya yaitu menggunakan kode H-21.

Jadi mata-mata Jerman sekaligus Prancis atau disebut sebagai agen ganda membuat aktivitasnya dicurigai agen rahasia Inggris.

Baca Juga: 13 Daftar Istilah Daerah di Kabupaten Jember ala Masyarakat Lokal: Ada Singkatan hingga Nama Ibukota Negera, Jenewa Maksudnya...

Pun menjadikannya diinterogasi agen rahasia Prancis yang membawa kisah akhir hayatnya menjadi tragis.

5) Kisah Hidup Tragis

Mata Hari memiliki kisah hidup tragis tak semulus kebanyakan wanita hingga menjadi catatan secara kelam kaum feminis.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Sumber: Britannica

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X