SketsaNusantara.id - Pandji Pragiwaksono akhirnya mengomentari video Deddy Corbuzier soal kericuhan rapat revisi UU TNI di Hotel Fairmont pada Sabtu 15 Maret 2025.
Komika yang saat ini tinggal di New York itu bingung kenapa netizen memprotes statement Deddy Corbuzier.
Padahal, sebagai staf Khusus Menteri Pertahanan, statement Deddy Corbuzier tersebut bukan atas inisiatif sendiri.
Melainkan dari atasannya yaitu Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin.
"Gara-gara video ini Deddy kena marah netizen. Padahal dia kan stafsus men, Lu pikir dia ngomong atas inisiatif sendiri? dia disuruhlah sama atasannya, pak Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin," kata Pandji di instagram @pandji.pragiwaksono.
Bukannya mengkritik Deddy, Pandji justru menyarankan netizen kritik Menhan atas revisi UU TNI.
"Kalau mau protes ke Menhan dong. Tanyain kenapa stafsus bapak di videonya fokusnya pada menerobos rapat? kenapa cuma itu yang dibahas?," lanjut Pandji.
Menurut Pandji pokok permasalahanya bukanlah sesederhana itu. Pandji menyorot kenapa DPR RI lebih memilih rapat diam-diam di hotel mewah.
"Masalahnya kenapa rapatnya diam-diam, di hotel Fairmont, kenapa?," ujar Pandji.
Menurutnya rapat tersebut sangat bisa digelar di gedung DPR RI dan bisa disiarkan secara umum. Apalaagi 'cuma' merevisi 3 pasal di UU TNI.
Terlebih, pembahasan yang berkaitan dengan rakyat sudah seharusnya digelar secara terbuka dan diketahui publik.