SketsaNusantara.id - Politisi Golkar satu ini memang patut diacungi jempol.
Prestasinya sudah tidak bisa diragukan lagi sejak masih aktif di dunia hiburan.
Adalah Nurul Arifin, wanita kelahiran 18 Juli 1966 ini kini sukses berkarier di bidang politik.
Namanya ikut hangat menjadi perbincangan publik usai masuk dalam daftar anggota Panja Komisi I yang ikut serta dalam rapat di hotel Fairmont membahas Revisi UU TNI.
Seperti diketahui, belum lama ini DPR RI tengah menggelar rapat tertutup di hotel mewah Fairmont.
Di tengah-tengah rapat bahkan sempat terjadi ketegangan usai masyarakat nekat menggeruduk ke dalam hotel.
Wajar, pasalnya rapat yang digelar oleh wakil rakyat ini terkesan diam-diam dan dadakan serta tidak disiarkan secara langsung seperti biasanya.
Salah satu yang hadir di rapat tertutup tersebut adalah Nurul Arifin, politisi Golkar dari Dapil Jabar 1.
Berikut ini 4 kontroversi yang sempat menyeret nama Nurul Arifin di dunia politik.
1. Gagal Jadi Wali Kota
Pada tahun 2018 Nurul Arifin gagal menjadi Wali Kota Bandung bersama pasangannya Chairl Y Hidayat. Kala itu ia hanya mengantongi suara 310.418 saja.
2. Bela Bahlil Lahadalia Mati-Matian
Artikel Terkait
KSAD Maruli Simanjuntak Sebut 'Dirty Vote' Tak Bernyali, Dandhy Laksono Tantang Menantu Luhut Debat Soal Revisi UU TNI hingga Dwifungsi Militer
Heboh Rapat Revisi UU TNI di Hotel Berbintang, Deddy Corbuzier Sebut Aksi KontraS Geruduk Rapat Termasuk Kekerasan Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum
Siapa Saja Anggota Panja Komisi I DPR RI? Ini Daftar Anggota Dewan yang Turut Dalam Rapat Revisi UU TNI di Hotel Fairmont Jakarta
Daftar Jabatan Sipil yang Bisa Diduduki Prajurit Aktif Sebelum dan Sesudah Usulan Revisi UU TNI Pasal 47
Profil Rachel Maryam Sayidina, Anggota DPR RI yang Kabarnya Ikut Dalam Rapat Revisi UU TNI di Hotel Fairmont Jakarta