religi

Kisah Sunan Gresik Menggagalkan Pembunuhan Seorang Gadis oleh Pendeta demi Menjadi Tumbal ke Dewa Hujan

Senin, 17 Februari 2025 | 19:00 WIB
Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (Tangkap layar buku Atlas Wali Songo)

SketsaNusantara.id - Suatu hari Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik mendengar kabar tentang bencana yang melanda suatu daerah. Ia lalu memgajak 5 murid untuk mengecek lokasi bencana tersebut sekalian memberikan sedekah atau bantuan kepada para korban.

Setelah berkeliling membagikan bantuan kepada masyarakat, ia bersama rombongan sampai ke sebuah tempat yang dipenuhi oleh banyak orang.

Rupanya, kerumunan orang tersebut sedang menyaksikan sebuah panggung yang disusun dari tumpukan bebatuan.

Baca Juga: Bisa Jadi Ikhtiar Sembuhkan Segala Macam Penyakit, Inilah Amalan Istimewa Ijazah dari Sunan Gresik Wali Songo

Sunan Gresik dan kelima muridnya menyaksikan seorang gadis cantik yang sedang berupaya melepaskan diri tetapi tubuhnya terkiat dan dipegangi oleh 2 orang lelaki.

Sementara itu, di hadapan sang gadis yang malang itu berdiri seorang tua memegang tongkat kayu.

Karena penasaran, Sunan Gresik pun menanyakan kejadian itu kepada salah seorang yang berdiri di dekatnya.

Baca Juga: Siapa Ayah Sunan Gresik Wali Songo? Sosok Ulama Besar Maghrib yang Menugaskan Anaknya Berdakwah ke Asia Tenggara

Rupanya, gadis yang malang itu sedang dijadikan persembahan untuk Dewa Hujan. Pasalnya, sudah lama daerah tersebut tidak turun hujan dan mengalami kemarau panjang.

Kisah ini dikutip SketsaNusantara.id dari buku Kisah Wali Songo, Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa, yang ditulis oleh Baidlowi Syamsuri, terbitan Apollo Surabaya, tahun 1995.

Masih dari sumber yang sama, lelaki tua yang memegang tongkat itu ternyata adalah seorang pendeta yang akan memimpin upacara persembahan kepada dewa.

Baca Juga: Ungkap Rahasia di Balik Julukan Sunan Gresik, Warna Warni Kisah Kakek Bantal Wali Songo yang Penuh Tanda Tanya

Ia pun siap menghujamkan pisau tajam ke arah si gadis yang malang tak berdaya.

Sunan Gresik pun dengan sigap menegur sang pendeta agar menghentikan perbuatan tersebut. Namun, ia acuh tak acuh dan melanjutkan gerakan tangannya yang siap menembus jantung sang gadis.

Halaman:

Tags

Terkini