SketsaNusantara.id - Puntadewa adalah sosok yang dikenal dengan kebijaksanaan dan kesabarannya. Sebagai putra sulung Pandu, ia diberkahi oleh Batara Darma, dewa keadilan.
Namun, tak banyak yang tahu bahwa perjalanan hidup Puntadewa tak berhenti di lakon Baratayudha. Ia juga dikisahkan bertemu Sunan Kalijaga di akhir hayatnya.
Puntadewa atau Yudhistira merupakan anak pertama dari 5 bersaudara Pandawa yang sangat terkenal di wayang kulit Jawa.
Baca Juga: 3 Duet Maut di Wayang Kulit Jawa, Anak-Anak Pandawa Paling Sakti dan Kompak di Babak Perang Kembang
Pandawa terdiri dari Puntadewa, Bima/Bratasena, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Mereka juga karakter yang selalu mendapatkan perlindungan dari para dewa.
Salah satu dewa pelindung Pandawa adalah Batara Darma. Ia merupakan sosok dewa yang merupakan ayah angkat dari Puntadewa, sehingga ia juga menyandang nama Dharmaputra atau Dharmakusuma.
Puntadewa merupakan salah satu karakter yang terkenal dari kesabaran dan kebijaksanaannya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Ari Poncowolo yang diunggah 17 Juni 2020, beberapa peran Batara Dharma dalam membantu dan menaungi Pandawa adalah pada saat kelahiran Puntadewa.
Batara Darma juga yang melindungi Dewi Drupadi saat peristiwa Pandawa Dadu.
Bahkan, Batara Darma pula yang mendampingi perjalanan dari Puntadewa sampai bertemu Sunan Kalijaga, yaitu akhir hayat Puntadewa yang moksa.
Salah satu tokoh Wali Songo ini dikenal sebagai tokoh penyebar Islam yang menggunakan pendekatan budaya, termasuk wayang kulit.
Dalam pertemuan tersebut, Puntadewa dan Sunan Kalijaga diyakini berdialog mengenai nilai-nilai keadilan, kesabaran, dan makna kehidupan.