religi

Hukum Berdebat Apalagi sampai Merendahkan Orang Lain Menurut Kyai Hasyim Asy'ari dalam Kitab Adabul Alim wa Muta'alim

Kamis, 5 September 2024 | 05:00 WIB
Hukum debat dan merendahkan orang lain menurut Kyai Hasyim Asy'ari. (Kolase NU.or.id/Canva)

SketsaNusantara.id - Perdebatan dalam ajaran Islam menjadi kajian khusus yang ditulis oleh Kyai Hasyim Asy'ari, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Kajian tersebut ditulis oleh Kyai Hasyim Asy'ari dalam kitab yang berjudul Adabul Alim wa Muta'alim.

Dalam tradisi warga NU, ada forum diskusi untuk pemecahan masalah yang disebut sebagai Bahtsul Masail.

Baca Juga: Apa Hukum Memposting Foto bersama Suami atau Istri di Instagram? Buya Yahya Ingatkan Potensi Cemburu

Sederhananya, Bahtsul Masail adalah forum silaturahmi bagi orang NU yang saling berdiskusi dan memecahkan persoalan Maudlu'iyah (tematik) dan Waqi'iyah (aktual) demi Kepastian Hukum yang belum pernah dibahas sebelumnya.

Namun, kadang-kadang perdebatan sulit dihindarkan karena adanya perbedaan pendapat di dalam forum itu.

Buya Yahya membahas sebagian isi kitab yang ditulis Kyai Hasyim Asy'ari mengenai hukum berdebat, apalagi yang sampai merendahkan orang lain.

Baca Juga: Hukum Golput dalam Islam, Buya Yahya Tegaskan: Bukan Ikut-ikutan

Pada dasarnya, tujuan dari maksud berkumpulnya dalam forum itu adalah demi mencari kebenaran.

"Sesungguhnya dari maksud berkumpulnya kita itu adalah untuk menampakkan kebenaran. Kita ingin saling bersih hati, silaturahmi, saling cinta," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Al Bahjah TV yang diunggah 23 Juni 2018.

Perdebatan yang sampai memicu percekcokan seperti membanting kitab dan merendahkan orang lain sama sekali tidak dibenarkan.

Baca Juga: Ijazah Kyai Hamid Pasuruan: Doa Wirid Al-Fatihah untuk Mendapatkan Keajaiban dalam Hidup, Bacalah Sebanyak…

"Kok debat, banting kitab lagi, bahtsul masail ini. Bahtsul masail adalah bagus, untuk diskusi mencari ilmu, tapi kalau sudah sampai banting kitab, terus sampai merendahkan orang lain, dimarahi sama Mbah Hasyim Asy'ari," lanjut Buya Yahya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah lalu menuturkan pengalaman saat menghadiri Bahtsul Masail tapi akhirnya mengundurkan diri.

Halaman:

Tags

Terkini