5. Dapat Melihat dan Mengetahui Kejadian di Tempat Lain
Pada zaman penjajahan Jepang, Kiai Hasyim pernah memberikan perintah kepada pasukannya pasukan yang berperang di wilayah Pare, Kediri.
Saat itu, Kiai Hasyim mengetahui pasukan didikannya sedang berperang meski peristiwa tersebut terjadi 30 km jauhnya dari pesantren Tebuireng.
Beliau bisa melihat tentara Jepang yang menyerbu para pasukan dan menghalau penjajah Jepang.
Baca Juga: 5 Simbol Rukun Islam dalam Pandawa, Bukti Kejeniusan Sunan Kalijaga dalam Dakwah Islam
Hal ini sempat membuat pasukan Jepang geram dan ingin menghancurkan pesantren Tebuireng dengan mengirimkan bom ke wilayah Kiai Hasyim.
Namun, atas izin Allah SWT alat tentara Jepang untuk mengirim bom tidak berfungsi dan para penjajah pun kewalahan.
Karomah Kiai Hasyim ini mirip seperti keistimewaan Umar bin Khattab, sahabat Rasulullah SAW yang dapat memberi perintah pada pasukan yang tengah berperang ketika berada di atas mimbar saat sedang berdakwah pada tempat lain yang jaraknya sangat jauh.
Itulah kelima karomah KH Hasyim Asy'ari yang dapat dirasakan para santri dan masyarakat sekitar yang berada di sekitar pesantren Tebuireng, Jombang.
Terlepas dari semua karomah tersebut, KH Hasyim Asy'ari hanyalah manusia biasa. Keistimewaan yang selama ini dimilikinya adalah tingkatan kedekatan Kiai Hasyim dengan Allah SWT sebagai ahli ilmu dan ahli ibadah.
Karomah yang membawa keberkahan ini menjadi kisah dari sosok Kiai Hasyim Asy'ari yang begitu istimewa dan luar biasa hingga menjadi teladan bagi banyak orang.***