KH Hasyim Asy'ari menggoyang-goyangkan salah satu bagian rumah dan dengan izin Allah SWT rumah tersebut bisa tegak kembali.
Baca Juga: Siapa Guru KH Hasyim Asy’ari? Pernah Juga Berguru saat Pesantren di Kota Makkah, Arab Saudi
Ahmad Thaib senang sekaligus terkejut, padahal jika direnovasi membutuhkan material dan tukang yang biayanya tidak sedikit.
Ahmad Thaib bersyukur dirinya mendapatkan karomah dari KH Hasyim Asy'ari yang selalu membahagiakan para santrinya dengan cara tak terduga.
4. Menghentikan Mesin Giling Pabrik Gula
Masyarakat pernah merasakan karomah dari KH Hasyim Asy'ari pada era zaman penjajahan Belanda.
Saat itu, terdapat pabrik gula milik Belanda yang berada di depan Ponpes Tebuireng dan lori atau kereta pengangkut tebu yang terguling dan tebu yang diangkutnya berhamburan.
Sontak masyarakat memunguti tebu yang jatuh. Namun, mereka dipukuli oleh salah satu pekerja asal Belanda karena dianggap mencuri.
KH Hasyim Asy'ari pun kesal mendengar berita tersebut, dan kemudian mendatangi Pabrik Gula Tjoekir. Beliau menuju mesin giling tebu dalam pabrik bahkan tanpa diketahui petugas, padahal banyak pekerja di sana.
Baca Juga: Wayang Kulit Bukan Syirik! Ada Dalil Kuat dari Al Quran yang Jadi Pedoman Sunan Kalijaga
Entah bagaimana Kiai Hasyim mengeluarkan susur atau inang dari mulutnya dan memasukkan ke mesin giling hingga proses penggilingan terhenti.
Akibatnya, pabrik harus berhenti beroperasi selama 3 hari hingga tebu mengering dan akhirnya dibagikan secara gratis pada masyarakat dan juga santri Tebuireng.
Mesin penggiling tebu tetap tidak bisa menyala meski sudah meminta bantuan teknisi. Barulah setelah pemilik pabrik meminta maaf kepada Kiai Hasyim, mesin tersebut bisa beroperasi kembali seperti semula.
Baca Juga: Ulama Jepara Penentang Penjajah yang Terkenal akan Bambu Runcingnya, Pernah Ditangkap Tentara Jepang