Barulah setelah pengangkatan tersebut, ia diberi gelar sunan dan diberi tanah perdikan di Ngampeldenta.
Hingga akhirnya ia lebih dikenal sebagai Sunan Ngampel atau Sunan Ampel.
Baca Juga: Kena Prank Mertua, Kisah Ki Ageng Mangir, Keturunan Raja Majapahit yang Dibunuh Saudarai Sendiri
Sementara itu, menurut Serat Walisana yang dikutip Agus Sunyoto menyatakan Raden Rahmat tidak diangkat langsung oleh Raja Majapahit.
Melainkan diserahkan ke Adipati Surabaya, Arya Lembusura yang beragama Islam.
Tak hanya itu, Arya Lembusura juga memberikan gelar sunan kepada Raden Rahmat dengan nama Pangeran Katib.***