SketsaNusantara.id - Sunan Ampel Raden Rahmat putra Syaikh Ibrahim As-Samarkandi merupakan tokoh Wali Songo tertua di Jawa Nusantara.
Sunan Ampel mendirikan pesantren Ampeldenta dengan harapan mampu mendidik setiap kader sebagai penggerak dakwah Islam.
Sunan Ampel mendidik kader seperti Sunan Giri, Raden Patah, Raden Kusen, Sunan Bonang, dan Sunan Drajat.
Makam Sunan Ampel terletak di Kampung Ampel Kota Surabaya.
Dalam histografi lokal dijelaskan bila Raden Rahmat datang ke Jawa bersama saudara tua yang bernama Ali Musada.
Mereka mendarat di Tuban dan tinggal lama disana sampai dengan ayahnya wafat, kemudian Raden Rahmat menuju Majapahit.
Baca Juga: Cafe Vibes Ubud Bali di Banyuwangi, Makin Malam Semakin Seru buat Nongkrong, Nama Cafenya...
Kedatangan Sunan Ampel ke Majapahit terjadi pada abad ke 15, yang mana saat itu Arya Damar sedang menjadi Adipati Palembang.
Babad Ngampeldenta menjelaskan bila pengangkatan resmi Raden Rahmat sebagai Imam di Surabaya dan bergelar sunan juga wali di Ngampeldenta dilakukan oleh Raja Majapahit.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Buku Atlas Walisongo Karya Agus Sunyoto Inilah kisah asal usul dan gerakan dakwah kreatif Sunan Ampel sewaktu datang ke Jawa Nusantara.
1. Kisah Asal Usul
Dikisahkan bila Raden Rahmat atau Sunan Ampel pernah melewati daerah pari, Kriyan, Wonokromo dan kembang kuning yang dulu masih berupa hutan.
Artikel Terkait
Misteri Usia Sunan Kalijaga hingga Dimakamkan di Demak, Wali Songo yang Hidup di 4 Masa Kerajaan Nusantara
Kenal Lebih Dalam Tentang Sosok Walisongo, Terungkap Karomah dari Sunan Gresik, Benarkah Bisa Turunkan Hujan?
Mau ke Makam Sunan Muria di Kudus? Nikmati Sensasi Naik Ojek Ala Valentino Rossi, Wisata Religi Plus Uji Nyali!
Peninggalan Sunan Kalijaga: Wayang Kulit Sebagai Warisan Budaya Keilmuan Abadi dan Kisah Seorang Wali yang Pernah Jadi Perampok
Terkenal Sebagai Kamus Lokal Berjalan Penguasa 99 Bahasa, Inilah 5 Karomah Strategi Dakwah ala Sunan Gunung Jati yang Melegenda di Nusantara
Kisah Wali Songo: Kesaktian Sunan Bonang Taklukkan Brahmana Sakyakirti dari India pada Agama Islam