Wali Songo pada dasarnya adalah semacam lembaga dakwah yang berisi tokoh-tokoh penyebar Islam yang secara terorganisasi melakukan usaha-usaha pengislaman di Jawa.
Masing-masing anggota Wali Songo memiliki tugas dalam menyampaikan dakwah Islam melalui perbaikan dalam sistem nilai dan sistem sosial budaya masyarakat.
Berikut ini adalah tugas dari Wali Songo dalam mengubah dan menyesuaikan tatanan nilai-nilai dan sosial budaya masyarakat:
1. Sunan Ampel membuat peraturan yang Islami untuk masyarakat Jawa
2. Raja Pandhita di Gresik merancang pola kain tenun dan perlengkapan kuda-kuda
3. Susuhunan Majagung mengajarkan mengolah berbagai macam jenis masakan, lauk pauk, dan membuat gerabah
4. Sunan Gunung Jati di Cirebon mengajarkan tata cara berdoa dan membaca mantra
5. Sunan Giri membuat tatanan pemerintahan di Jawa.
6. Sunan Bonang mengajar ilmu Suluk.
7. Sunan Drajat mengajarkan tata cara membangun rumah, dan alat yang digunakan orang untuk memukul seperti tandu dan Joli.
8. Sunan Kudus merancang pekerjaan peleburan membuat keris melengkapi peralatan tanda besi.
Itulah tugas dari Wali Songo dalam mengubah dan menyesuaikan tatanan nilai-nilai dan sosial budaya masyarakat.***