SketsaNusantara.id - Muharram menjadi salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Hijriah.
Bulan ini menandai awal tahun baru Islam sekaligus termasuk dalam bulan-bulan yang dimuliakan dalam ajaran Islam.
Tidak sedikit umat Islam yang memanfaatkan momentum Muharram untuk meningkatkan ibadah.
Berbagai amalan sunnah dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengisi bulan yang penuh keutamaan tersebut.
Muharram juga sering disebut sebagai Syahrullah atau bulan Allah. Sebutan tersebut membuat bulan pertama dalam kalender Hijriah ini memiliki tempat tersendiri di kalangan umat Islam.
Dilansir dari NU.or.id, dalam kitab Kanzun Naja was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur karya Syekh Abdul Hamid dijelaskan sejumlah amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram. Beberapa di antaranya masih banyak diamalkan hingga saat ini.
1. Sholat
Salah satu amalan yang sering dibahas menjelang Tahun Baru Islam adalah sholat 1 Muharram. Amalan sunnah ini dikenal sebagai ibadah yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan Muharram.
Sholat 1 Muharram disebut dapat dilaksanakan sebanyak empat rakaat. Pelaksanaannya dapat dilakukan sekaligus empat rakaat dengan satu salam atau dua rakaat dua salam sesuai ketentuan yang dijelaskan dalam sejumlah literatur keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, amalan tersebut juga disertai dengan bacaan tasbih sebanyak 75 kali. Bacaan tasbih itu dilakukan pada beberapa gerakan sholat, mulai dari setelah membaca surat, rukuk, i'tidal, sujud, hingga duduk di antara dua sujud.
2. Puasa
Selain sholat 1 Muharram, puasa Muharram juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Puasa tersebut dilakukan pada tanggal 9 Muharram yang dikenal sebagai hari Tasu'a serta tanggal 10 Muharram yang disebut hari Asyura.