religi

Kisah KH Muhammad Shiddiq, Ulama Jember yang Dikenal dengan Karomah dan Lahirkan Tokoh Penting Nahdlatul Ulama

Minggu, 29 Maret 2026 | 15:00 WIB
Potret Makam KH Muhammad Shiddiq yang berada di tengah kota Jember, jadi jujugan peziarah dari berbagai wilayah di Jawa Timur (YouTube Kang Ngeluyur)

SketsaNusantara.id – Sosok KH Muhammad Shiddiq atau yang akrab dikenal sebagai Mbah Shiddiq menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam di wilayah Jember. Perannya sebagai ulama perintis menjadikan namanya dikenang hingga kini, tidak hanya karena dakwahnya, tetapi juga kisah-kisah karomah yang melekat pada dirinya.

Dalam tradisi Islam, karomah dipahami sebagai anugerah dari Allah SWT kepada para wali atau ulama yang memiliki keimanan kuat. Karomah sering kali berupa kejadian di luar nalar manusia yang menunjukkan kedekatan seorang hamba dengan Sang Pencipta. Hal serupa juga dikaitkan dengan perjalanan hidup KH Muhammad Shiddiq.

Salah satu karomah yang paling dikenal adalah terkait keturunannya. Berdasarkan catatan keluarga yang ditulis oleh akun Facebook KH Ahmad Gholban Aunirrahman Jember, Mbah Shiddiq disebut dianugerahi keturunan yang saleh dan memiliki peran besar dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Baca Juga: Di Balik Mitos Masjid Agung Demak, Arah Kiblat, Karomah Sunan Kalijaga, dan Peran Politik Kerajaan Islam di Jawa

KH Muhammad Shiddiq diketahui memiliki beberapa istri dan banyak keturunan. Menariknya, sejumlah anak dan cucunya kemudian menjadi tokoh penting dalam organisasi keagamaan besar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama. Hal ini dianggap sebagai salah satu bentuk keistimewaan yang diberikan kepadanya.

Di antara keturunannya, terdapat nama-nama besar seperti KH Mahfud Shiddiq yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, serta KH Ahmad Shiddiq yang dikenal sebagai tokoh berpengaruh dalam organisasi tersebut. Selain itu, generasi berikutnya juga melahirkan ulama dan tokoh agama, termasuk KH Ali Mansur yang dikenal sebagai ahli sholawat.

Kisah lain yang sering dikaitkan dengan karomah Mbah Shiddiq adalah peristiwa saat ia menemukan emas batangan di dalam sumur. Dalam cerita tersebut, ia justru memilih untuk mengembalikan emas tersebut dan berdoa agar diberikan keturunan yang baik. Sikap ini menunjukkan nilai keikhlasan dan keteguhan iman yang menjadi teladan bagi masyarakat.

Baca Juga: Menyingkap Karomah Tersembunyi 3 Tokoh Wali Songo yang Terkenal Paling Sakti di Tanah Jawa, Salah Satunya Ada Hubungannya dengan Palestina

Banyak kalangan menilai kisah tersebut memiliki kemiripan dengan ujian yang dialami Nabi Ibrahim dalam sejarah Islam. Ujian tersebut bukan hanya soal materi, tetapi juga tentang keimanan dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan.

Seiring berjalannya waktu, kisah-kisah tentang karomah KH Muhammad Shiddiq terus berkembang dan menjadi bagian dari tradisi lisan masyarakat. Meski tidak seluruhnya dapat diverifikasi secara historis, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap relevan sebagai inspirasi kehidupan.

Peran KH Muhammad Shiddiq dalam menyebarkan Islam di Jember juga tidak bisa dipisahkan dari kontribusinya dalam membangun generasi penerus. Dakwah yang ia lakukan tidak hanya berdampak pada zamannya, tetapi juga berlanjut melalui keturunannya yang aktif dalam dunia keagamaan.

Baca Juga: 4 Karomah Sunan Kalijaga: Dari Jubah Ajaib hingga Doa yang Tak Pernah Gagal?

Hingga kini, sosok Mbah Shiddiq tetap dihormati sebagai ulama yang tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga meninggalkan warisan moral dan spiritual. Kisah hidupnya menjadi pengingat bahwa keikhlasan dan kebaikan dapat memberikan dampak panjang, bahkan lintas generasi.

Dengan demikian, karomah yang dikaitkan dengan KH Muhammad Shiddiq tidak hanya dimaknai sebagai keajaiban, tetapi juga sebagai simbol keberkahan dalam kehidupan dan keturunan yang membawa manfaat bagi umat.***

Halaman:

Tags

Terkini