Di sisi lain, atasan memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin. Kebijakan yang dibuat harus adil, etis, dan tidak merugikan bawahan. Atasan juga berkewajiban membuka ruang komunikasi dua arah di lingkungan kerja.
Kepemimpinan menuntut kesiapan mendengar masukan dan kritik dari karyawan.
Lingkungan kerja yang sehat lahir dari dialog, bukan tekanan sepihak. Kebijakan yang menutup ruang suara berpotensi merusak harmoni kerja.
Islam menempatkan keadilan sebagai fondasi utama dalam setiap kepemimpinan. Atasan dan bawahan sama-sama terikat oleh nilai moral dan tanggung jawab. Dengan prinsip ini, relasi kerja diharapkan berjalan adil dan bermartabat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!