SketsaNusantara.id - Setiap manusia pasti ingin hidupnya lebih baik, tenang, dan penuh makna.
Namun, tidak semua orang menyadari bahwa kondisi jiwa yang kotor bisa menjadi penghalang bagi diri untuk meraih itu semua.
Jiwa yang belum bersih seringkali membuat seseorang sulit menikmati ibadah. Ilmu yang didapat terasa sia-sia, bahkan waktunya banyak terbuang untuk hal yang tidak bermakna.
Baca Juga: Mengapa Gen Z Sulit Belajar Filsafat? Fahruddin Faiz Menyinggung Gaya Hidup yang Semakin Dangkal
Dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun TikTok @dzulfighter, Fahruddin Faiz menjelaskan bahwa ada tanda-tanda yang bisa dikenali ketika jiwa seseorang masih kotor, yang dampaknya bisa merusak kualitas hidup dan ibadah.
Setidaknya, ada 4 tanda jiwa manusia masih kotor, antara lain:
1. Tidak Mengalami Perubahan Hidup yang Lebih Baik
Banyak orang rajin belajar dan mencari ilmu, tetapi tidak merasakan perubahan pada diri.
Bahkan, ilmu yang didapat terasa berat untuk dijalankan. Fahruddin Faiz mencontohkan: “Ngaji sih saya tiap hari pak, tapi kok ya menjalankannya kok berat ya pak?” dikutip SketsaNusantara.id dari TikTok @dzulfighter.
Hal itu menunjukkan ada yang salah dalam diri. Seperti wadah kotor yang diisi air bersih pun hasilnya tetap kotor, begitu pula jiwa yang belum bersih meski dipenuhi ilmu.
2. Tidak Bisa Menikmati Ibadah
Sholat, puasa, zakat, dan ibadah lainnya terasa seperti beban, bukan sebagai kebutuhan rohani.