SketsaNusantara.id - Puasa Asyura merupakan salah satu amalan sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Amalan sunnah puasa Asyura hanya bisa dilakukan 1 tahun sekali yaitu bertepatan di bulan Muharram.
Ada banyak kebaikan dan keutamaan di bulan Muharram yang menandakan mulainya tahun baru.
Mengapa demikian? Karena bulan pertama dalam penanggalan Hijriah atau kalender Islam ini termasuk bulan mulia di mata Allah SWT.
Adanya puasa Asyura di dalam bulan Muharram menjadikan kemuliaan bulan ini bertambah.
Selain menjadi salah satu dari 4 bulan haram atau asyhurul hurum, ada anjuran puasa yang menurut Allah SWT puasa utama setelah Ramadhan.
Baca Juga: Buya Yahya: Jangan Su’uzon kepada Allah! Ini 7 Fakta Bulan Suro yang Kerap Disalahpahami
Rasulullah SAW telah memberikan contoh dan tauladan tentang puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.
Keutamaan melaksanakan puasa 10 Muharram yaitu bisa menghapuskan atau menjadi pelebur dosa 1 tahun yang telah lewat.
Perlu diingat dan menjadi catatan, amalan sunnah yang powerful ini bisa dilaksanakan di tanggal 10 Muharram.
Lalu, Puasa Asyura 1447 H atau 2025 kapan? Penanggalan masehi dan hijriah memiliki rentangan yang jauh berbeda.
Seperti dikutip SketsaNusantara.id, berdasarkan ketetapan kalender hijriah yang sudah disepakati oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H jatuh pada tanggal 27 Juni 2025.