SketsaNusantara.id - Dalam banyak konflik keluarga, perebutan warisan sering kali menjadi pemicu utama retaknya hubungan darah.
Namun, lebih dari sekadar pertikaian harta, perebutan warisan menyimpan dosa besar yang sering kali tidak disadari oleh pelakunya.
Buya Yahya, seorang ulama yang dikenal dengan nasihat lembut tapi tajam, pernah melontarkan peringatan keras soal ini.
Baca Juga: Masih Gerak Setelah Disembelih, Apakah Kurban Tetap Sah? Simak Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya!
Dalam sebuah ceramahnya, ia menyebut bahwa, “Kalau ingin tahu ahli neraka yang berjalan di atas bumi, itu adalah manusia yang merebut warisan,” dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @juminah7345.
Pernyataan ini tentu membuat bulu kuduk merinding. Bukan hanya karena kerasnya kalimat tersebut, tapi karena realitasnya begitu dekat dalam kehidupan sehari-hari.
Perebutan warisan tak lagi menjadi hal asing. Bahkan, hal itu nyaris dianggap “biasa”, terutama ketika terjadi di tengah keluarga besar.
Baca Juga: Sudah Menjadi Tradisi, Bagaimana Hukumnya Titip Doa dan Oleh-Oleh Haji? Begini Penjelasan Buya Yahya
3 Dosa Sekaligus yang Diabaikan
Buya Yahya menjelaskan bahwa perebut warisan tidak hanya melakukan satu kesalahan, tapi 3 dosa besar sekaligus:
1. Mengambil Hak Saudara
Tindakan merebut warisan berarti mengambil sesuatu yang bukan haknya, dan ini termasuk dalam kategori kezaliman. Dalam hukum Islam maupun norma sosial, mengambil harta orang lain tanpa hak jelas merupakan perbuatan tercela.
2. Memutus Tali Persaudaraan